BREAKING NEWS
 

BUBK Kebumen Jadi Pilar Baru Budi Daya Udang Berkualitas Ekspor

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 5 Agustus 2026 17:34 WIB
Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen. Jawa Tengah. (Foto: Dok. Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan potensi komoditas perikanan nasional.

Salah satu langkah strategis yang menjadi prioritas adalah pengembangan Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, sebagai model percontohan budi daya udang modern terbesar di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kelautan dan Perikanan Ayu Rahmawati menyampaikan, bahwa BUBK Kebumen merupakan program unggulan KKP yang dirancang untuk meningkatkan produksi udang nasional secara signifikan dan berkelanjutan.

Baca juga : BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia Turun Per Mei 2026

"Indonesia memiliki tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen. BUBK Kebumen ini menjadi salah satu program unggulan KKP untuk mendorong produksi udang nasional, mengingat udang merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan terbesar dan andalan Indonesia di pasar global," ujar Ayu Rahmawati dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Adsense

Ayu menbahkan, lahan yang digunakan BUBK Kebumen sebelumnya merupakan area tambak yang sudah tidak produktif. KKP kemudian melakukan pengembangan dengan membangun kawasan budi daya modern di atas lahan seluas 100 hektare.

Saat ini, BUBK Kebumen telah mengoperasikan 24 hektare kolam efektif yang terdiri dari 139 petak produksi.

Baca juga : Indonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan Hingga Ekonomi Digital

Panen Berlanjut, Siklus ke-9 Dimulai Sedangkan panen kedua siklus ke-8, panen dilakukan pada 37 petak dengan total produksi sekitar 75 ton.Selanjutnya, panen tahap akhir berlangsung pada akhir Juli 2026.

Sebanyak 70 petak dipanen dengan estimasi produksi mencapai 90 ton. Dengan demikian, total produksi udang pada siklus ke-8 diperkirakan mencapai sekitar 254,5 ton.

Selain berkontribusi terhadap peningkatan produksi udang nasional, BUBK Kebumen telah menyerap 645 tenaga kerja lokal dari desa-desa sekitar. Jumlah tersebut terdiri atas 145 tenaga kerja tetap dan 500 tenaga kerja harian lepas.

Baca juga : Jaga Stabilitas Kawasan, Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan Dengan Thailand

Operasional kawasan tambak juga "memberikan dampak ekonomi berganda bagi masyarakat, antara lain melalui tumbuhnya warung makan, toko kebutuhan sehari-hari, usaha penyedia sarana produksi tambak, jasa transportasi, hingga penginapan di sekitar kawasan," pungkas Ayu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense