BREAKING NEWS
 

Perang Dengan Corona

Jokowi Masih Dipercaya Rakyat

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Senin, 10 Agustus 2020 06:04 WIB
Presiden Joko widodo. (Istimewa)

 Sebelumnya 
Dari survei diketahui, tingkat kepercayaan pada kemampuan Presiden Jokowi menangani krisis ekonomi sempat turun menjadi 69 pada Mei. Namun setelah itu secara perlahan tingkat kepercayaan tersebut terus menanjak.

Politisi PKB Faisol Riza mengapresiasi hasil survei tersebut. Kata dia, pemerintah dengan berbagai cara sudah berupaya mengatasi masalah ekonomi saat ini.

Salah satunya dengan menarik investasi dari luar. Meski harus diakui ada keterbatasan informasi yang sampai ke publik. Sehingga masih ada sebagian warga yang menilai negatif soal investasi. “Ini adalah pekerjaan rumah pemerintah,” kata Faisol.

Baca juga : Pengacara Djoko Tjandra Ditahan di Rutan Bareskrim

Faisol mengatakan, krisis saat ini berbeda dengan krisis 98. Krisis saat ini bukan hanya menghantam korporat tapi sampai ke UMKM. Karena itu, Pemerintah menyediakan restrukturisasi kredit UMKM.

Meski kata dia, hal ini belum cukup. Karena masalahnya bukan direkstruturisasi. Ia juga melihat ada upaya serius dari pemerintah untuk mengatasi ini.

Misalnya dengan membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Menurut dia, pembentukan komite itu sebagai respons dari macetnya instrumen yang dimiliki pemerintah.

Baca juga : 2021, Kawasan Pura Agung Besakih Mulai Dipermak

Dia optimis, pada kuartal ketiga nanti akan ada perbaikan ekonomi. Minimal bisa mengurangi kontraksi. Apalagi jika bansos diganti dengan bantuan langsung tunai dan belanja pemerintah.

“Tentu masih butuh waktu untuk konsilidasi dalam pemulihan ekonomi ini,” ujarnya. Rektor UI Ari Kuncoro memberi sejumlah catatan terhadap survei tersebut.

Ekonomi dikatakan memburuk karena ada pertumbuhan negatif, tapi di sisi lain keyakinan terhadap pemerintah meningkat. Menurut dia, dengan kata lain masyarakat menunggu pemerintah untuk bisa menyelesaikan masalah.

Baca juga : Jokowi: Bandara Internasional Terlalu Banyak

“Pada intinya semua orang sudah tahu ada masalah ekonomi. Sekarang yang dicari solusinya apa. Kemampuan untuk mencari solusi itu yang ditunggu,” kata Ari.

Apakah solusi pemerintah sudah terlihat? Ari melihat solusi pemerintah belum sampai ke akar masalah. Belum mendetail. Soal pencegahan penyebaran Covid-19 misalnya.

Selain itu bagaimana menggerakkan kelas menengah agar bisa belanja. Ia melihat belum ada solusi konkret. Padahal kata dia, masyarakat saat ini sedang menunggu solusi konkret. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense