BREAKING NEWS
 

Diserang Mega

KAMI Merasa Dianggap Ada `Taringnya`

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 28 Agustus 2020 08:21 WIB
Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) saat menyampaikan deklarasi di Jakarta 18 Agustus 2020 lalu. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presidium dan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin menanggapi ledekan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. dia menyayangkan, kritikan kepada KAMI lebih banyak menyerang pribadi, bukan pada substansi masalah.

Sejak dideklarasikan 18 Agustus lalu, KAMI tak pernah lepas dari sindiran dan nyinyiran. macammacam sindirannya. Teranyar, sindiran datang dari mega saat memberi pengarahan kepada calon kepala daerah, Rabu (26/8). Mega menyebut, acara deklarasi KAMI dihadiri banyak banget tokoh yang ingin jadi presiden.

Baca juga : KAMI Tegaskan Tak Akan Ganti Kulit Jadi Parpol

Seharusnya, lanjut dia, para deklarator itu lebih dulu mencari partai, ketimbang membuat gerakan itu. Soalnya, sistem di Indonesia mengharuskan calon kepala daerah, apalagi presiden perlu memiliki dukungan parpol.

Din menyayangkan, berbagai kritikan KAMI kepada pemerintah tidak ditanggapi secara substansi. Dalam setiap kritikannya, KAMI mengajukan pikiran-pikiran kritis dan korektif terhadap kehidupan berbangsa dan ber negara yang menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945.

Baca juga : Berantem Lagi dengan IDI, Terawan Banyak Ributnya

“Mengapa mereka tidak mau menanggapi isi tapi berkelit menyerang pribadi, dan mengalihkan opini?” kata Din dalam keterangannya, kemarin.

Din lalu mempersilakan, pihak yang menyerang KAMI untuk menjawab berbagai persoalan yang diajukannya. Seperti tidak benarkah ada oligarki politik. Atau tidak ada demokrasi sejati dalam partai politik karena keputusan partai ditentukan oleh segelintir bahkan satu orang? Akibatnya DPR dikendalikan oleh oligarki itu, sehingga aspirasi rakyat terabaikan?
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense