Dark/Light Mode

Perang Dengan Corona

Jokowi Masih Dipercaya Rakyat

Senin, 10 Agustus 2020 06:04 WIB
Presiden Joko widodo. (Istimewa)
Presiden Joko widodo. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kalau ditanya bagaimana kondisi ekonomi Indonesia saat ini, pasti jawabannya buruk. Bahkan pemerintah sendiri menyebut, pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun ini minus 5,3 persen. Kendati demikian, rakyat umumnya masih percaya Presiden Jokowi mampu melawan corona.

Kira-kira begitulah salah satu kesimpulan hasil survei yang digelar Saiful Muzani Research and Consulting (SMRC) bertajuk Ekonomi Covid-19 dan Persepsi Publik tentang Investasi yang dirilis secara online, kemarin.

Hasil survei tersebut dipaparkan oleh Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad. Hadir narasumber pembanding antara lain ekonom senior Indef Aviliani, Rektor Universitas Indonesia Prof Ari Kuncoro dan Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi PKB Faisol Riza.

Baca juga : Pengacara Djoko Tjandra Ditahan di Rutan Bareskrim

Survei dilakukan SMRC pada 29 Juli-1 Agustus 2020 dengan metode wawancara melalui telepon. Jumlah responden survei tersebut sebanyak 1.203 orang yang dipilih secara acak dengan rentang kesalahan 2,9 persen.

Apa hasilnya? Diketahui, mayoritas masyarakat merasa kondisi ekonomi mereka lebih buruk dibanding sebelum pandemi Covid-19. Sebanyak 69 persen responden menganggap kondisi ekonomi rumah tangganya lebih buruk.

Dari 69 persen itu sebanyak 60 persen merasa ekonomi rumah tangga mereka lebih buruk dan 9 persen sisanya merasa jauh lebih buruk. Angka itu jauh lebih buruk dibanding penilaian pada awal pandemi atau Maret 2020, yakni sebesar 38 persen.

Baca juga : 2021, Kawasan Pura Agung Besakih Mulai Dipermak

Selain itu, sebanyak 87 persen responden menganggap kondisi ekonomi nasional sekarang lebih buruk dibandingkan tahun lalu. Angka ini mengalami peningkatan dibanding akhir Juni lalu yaitu sebesar 75 persen.

Meski banyak yang menilai ekonomi buruk, mayoritas responden masih percaya Jokowi mampu menangani krisis ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi virus corona. Sebanyak 75 persen responden percaya kemampuan Jokowi.

Menurut Saidiman, hanya 20 persen responden yang menyatakan tidak percaya Jokowi mampu menangani krisis ekonomi saat ini. Sedangkan sisanya tidak memberikan jawaban.

Baca juga : Jokowi: Bandara Internasional Terlalu Banyak

“Ini adalah modal penting bagi pemerintah. Untuk mengambil langkahlangkah pemulihan ekonomi dengan cepat. Terutama karena warga menilai ekonomi Indonesia terus memburuk,” kata Saidiman.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.