BREAKING NEWS
 

Corona Terkendali

Senyum Sedikit, Boleh Lah

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 10 November 2020 06:59 WIB
Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Satgas Covid-19)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah delapan bulan, penanganan Corona di tanah air mulai terkendali. Angka kasus positif sudah di bawah rata-rata dunia, sedangkan persentase kesembuhan makin meningkat. Meskipun belum tahu kapan Corona bakal minggat, untuk sekarang, senyum dikit, boleh lah. Yang penting jangan terlena.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, situasi dianggap terkendali sejak September. Kesimpulan diambil berdasarkan pengamatan perkembangan kasus nasional. Kasus aktif terus menurun dan pasien yang sembuh bertambah. “Menunjukkan tanda-tanda kasus Covid-19 relatif terkendali,” ujar Wiku dalam konferensi pers bertema Pengadaan Vaksin dan Penanganan Covid19, di BNPB, kemarin.

Baca juga : Warga DKI Cemas Muncul Klaster Resepsi Pernikahan

Angka kasus aktif atau orang yang terpapar Corona di Indonesia kini sebanyak 12,52 persen. Angka itu di bawah rata-rata dunia, 26,79 persen.

Sementara jumlah pasien yang sembuh di tanah air per hari kemarin mencapai 360.705 kasus atau 84,14 persen. Persentasi kesembuhan itu lebih tinggi 13,4 persen dari ratarata global yang hanya sebesar 70,71 persen.“Ini suatu prestasi nasional bersama, ternyata pemerintah dan masyarakat bisa samasama mengendalikan kasus,” tegasnya.

Baca juga : Paslon Jarot-Mokhlis Janji Sediakan Air Bersih Di Sumbawa

Padahal libur panjang akhir bulan lalu, banyak pihak khawatir lonjakan kasus Corona akan kembali terjadi. Namun, kesigapan yang dilakukan pemerintah dalam melakukan antisipasi, kata Wiku, patut diacungi jempol.

Pemerintah tak mau lagi kebobolan seperti ketika libur panjang Agustus. Yakni terjadi lonjakan kasus yang cukup besar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense