RM.id Rakyat Merdeka - Eks terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantunya selama ditahan di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.
"Saya menyampaikan banyak terima kasih dan semoga Allah menyampaikan pahala kepada bapak dan ibu yang telah banyak menolong saya selama di sini," ujar Ba'asyir dalam video yang dibagikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kepada wartawan, Jumat (8/1).
Ba'asyir menyampaikan hal tersebut sesaat sebelum meninggalkan Lapas Gunung Sindur. Ba'asyir meninggalkan Lapas Gunung Sindur tadi pagi usai melaksanakan Shalat Subuh, pukul 05.21 WIB.
Baca juga : Gunung Merapi Keluarkan Guguran Awan Panas
Eks pentolan Jamaah Islamiyah (JI) yang mengenakan pakaian serba putih, kacamata, dan masker, dijemput naik minibus putih Hyundai berpelat nopol AD 1138 WA. Pimpinan pondok pesantren Ngruki Sukoharjo itu mengaku banyak diberikan kelonggaran selama berada di penjara.
"Saya diberi kelonggaran yang luar biasa karena bapak-bapak mengerti keadaan saya, maka untuk itu saya menyampaikan terima kasih," tuturnya tanpa merinci kelonggaran apa yang dimaksud.
Yang pasti, selama menjalani masa tahanan, pria yang sudah berusia 82 tahun ini sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena kondisi kesehatan yang memburuk. Putra Ba'asyir, Abdul Rachim, juga membenarkan, ayahnya berterima kasih pada pihak lapas.
Baca juga : Banyak Bibit Karang Yang Ditanam Mati, Luhut: Kawal!
"Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas di Lapas, khususnya pak Kalapas selama ini. Kalau tadi bahasanya mungkin ‘agak direpotkan’. Namanya juga di Lapas," ujar Rachim.
Selama mendekam di Lapas, Abu Bakar Baasyir merasa semua kebutuhannya terpenuhi dan mendapat perlakuan baik dari para petugas. "Masya Allah, mereka-mereka itu sabar mengurusi beliau dan artinya memberikan apa-apa yang dibutuhkan oleh beliau selama ditahan di situ. Alhamdulillah banyak kemudahan yang sifatnya, kebutuhan harian itu sehingga selama berada di situ, artinya beliau tidak tersulitkan dengan berbagai kendala," bebernya.
Sebelum keluar dari Lapas, Ba'asyir juga sempat diperiksa kondisi kesehatannya. Setelah hasilnya dinyatakan baik, dia pun langsung berangkat menuju rumahnya di Sukoharjo, Jawa Tengah.
Baca juga : Kecolongan First Kiss
"Sehat alhamdulillah. Tadi kan sebelum berangkat ada pemeriksaan sekilas oleh tim dokter yang bersama dengan kita," tutup Rachim.
Ba'asyir dibebaskan setelah menjalani vonis 15 tahun dikurangi remisi sebanyak 55 bulan. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.