BREAKING NEWS
 

Direshuffle, Terawan Gampang Move On

Reporter & Editor :
APRIANTO
Kamis, 18 Februari 2021 06:30 WIB
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
Mantan Tenaga Ahli Menteri Kesehatan, Andi mengatakan, pengembangan vaksin Nusantara bermula dari perintah lisan Presiden Jokowi ke Terawan saat masih menjabat sebagai Menkes.

“Waktu itu Pak Terawan diperintah Presiden Jokowi mendapatkan vaksin Covid-19 yang aman bagi anak-anak dan pasien yang punya penyakit penyerta,” katanya.

Andi memaparkan, Jokowi memberi perintah pada Agustus 2019 dan satu bulan kemudian Terawan membentuk tim untuk mengembangkan vaksin Nusantara. “Seperti kita tahu, saat ini Vaksin Nusantara sudah sampai uji klinis tahap kedua,” katanya.

Baca juga : Dishub DKI Bakal Terapkan Jakparkir Di 479 Lokasi

Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR, Melkiades Laka Lena mengapresiasi Terawan yang terus bekerja membuat vaksin Covid-19 meski sudah tak jadi Menkes lagi.

Dia menjamin siap menjadi relawan uji klinis fase II vaksin Nusantara bersama koleganya di Komisi IX. “Semua anggota Komisi IX yang hadir bersedia untuk relawan uji klinis fase 2 Vaksin Nusantara,” kata Melki.

Apalagi, vaksin ini aman untuk semua golongan. Termasuk bagi warga yang memiliki penyakit komorbid dan anak-anak. “Lebih dari 30 orang yang diuji klinis tahap satu itu hasilnya aman dan tidak menimbulkan efek dan gejala apapun yang membahayakan,” imbuh politisi Golkar itu.

Baca juga : Ditemukan, Korban Ketiga Longsor Kebumen

Meski begitu, dia mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera mengecek hasil temuan dari uji klinis fase I vaksin Nusantara. “Dalam rangka menjaga keamanan dan reputasi dari vaksin ini agar setiap tahapan betul dan memastikan bahwa semua kendala yang dihadapi bisa kami bantu dalam fungsi pengawasan,” ujarnya.

Kepala Divisi Penyakit Infeksi dan Tropis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dominicus Husada mengatakan, sejauh ini memang belum ada vaksin Covid-19 yang menggunakan dendritik sel.

“Yang sebelumnya ada itu dendritik sel dipakai untuk vaksin penyakit kanker,” jelas Dominicus, kepada Rakyat Merdeka, Rabu (17/2).

Baca juga : Wapres Mulai Turun Gunung

Warganet ikut mengomentari kemunculan Terawan dan vaksin Nusantara. “Keren! Meski sudah tak di kabinet, Dokter Terawan masih bersumbangsi untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” puji @jameila81. “Luar biasa,” sahut @simple_heart68. “Mantan Menkes Terawan mantaaab. Walau sudah tidak menjabat, beliau masih mengabdi dan berprestasi,” pungkas @Hsafardan. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense