BREAKING NEWS
 

Perkuat Koordinasi Dengan Polisi dan Jaksa

Bahlil Siap Eksekusi Investasi Mangkrak

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 23 Juni 2021 05:15 WIB
Tangkapan layar - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam Rakornas Percepatan Investasi yang digelar BPP Hipmi, Sabtu (19/6/2021). (Foto : istimewa).

 Sebelumnya 
Dalam rapat tersebut, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arim­uladi menyampaikan, pihaknya akan melakukan inventarisir ber­bagai hambatan investasi yang ada di daerah, serta peraturan daerah yang tumpang tindih.

“Saya tekankan kepada re­kan-rekan yang ada di daerah untuk melaksanakan langkah-langkah dan tindakan sesuai prosedur serta aturan yang ber­laku. Termasuk juga menjaga kewibawaan aparatur penegak hukum dalam menangani per­masalahan di lapangan,” tutur Untung.

Baca juga : SehatQ Vaksinasi Pelayan Publik Dan Pekerja Ritel Di BSD

Sementara itu, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menegaskan, anggota Polri berkomitmen mendukung pelak­sanaan tugas dan tanggung jawab Satgas Percepatan In­vestasi dengan penuh integritas dan profesionalitas.

“Apa yang menjadi arahan Presiden dan Menteri Investasi akan kami lakukan. Kami akan tegak lurus melakukan hal ini, demi bangsa dan negara. Kami berada pada jalur siapa yang benar, bukan kami mendukung siapa yang salah dan dengan cara-caranya menjadi benar,” tegas Wakil Ketua II Satgas Per­cepatan Investasi tersebut.

Baca juga : Perpusnas-Kementan Kolaborasi Cerdaskan dan Sejahterakan Masyarakat

Seperti diketahui, menindaklanjuti Keppres, Menteri Investasi membentuk Tim Pelaksana Satgas Percepatan Investasi, melalui Keputusan Ketua Satgas Percepatan Investasi No. 121 ta­hun 2021 tanggal 15 Juni 2021.

Tim Pelaksan terdiri dari se­jumlah perwakilan lintas K/L, Polri, Kejaksaan Agung, selu­ruh Kapolda dan Kajati. Dalam menyelesaikan permasalahan dan mendorong percepatan in­vestasi.

Baca juga : Positif Covid, Sekda Jabar Jalani Isolasi Mandiri

Satgas Percepatan Investasi menetapkan prioritas proyek berdasarkan kriteria yang diten­tukan, yaitu rencana investasi yang mendorong subsitusi impor dan/atau berorientasi ekspor dan/atau menyerap tenaga kerja minimal 3.000 orang. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense