Sebelumnya
“Memang ini situasi yang sangat berat tetapi dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19,” tutup Jokowi.
Sebelum mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat, Jokowi terlebih dahulu melakukan rapat virtual dengan Kepala Daerah se-Indonesia. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan bahwa akhir dari pandemi masih lebih panjang dari yang diperkirakan sebelumnya. Terutama setelah ditemukannya varian baru. Karena itu, Jokowi mengingatkan perlunya nafas panjang untuk menghadapinya.
Baca juga : Polri Serahkan 475 Ribu Paket Sembako & 2,4 Juta Kg Beras
“Tiga hari lalu WHO menyampaikan prediksi akan ada varian baru lagi, ini menyebabkan pandemi bisa lebih panjang dari yang kita perkirakan,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator PPKM Darurat Luhut memastikan penyaluran bansos akan diberikan pada warga yang berhak. Dia lantas menyoroti pentingnya cross check hingga double check agar penyalurannya tidak salah sasaran. Ia juga meminta agar jangan sampai ada rakyat yang berhak justru tak menerimanya.
Baca juga : PPKM Darurat, Negara Darurat
“Seluruh anggota TNI dan Polri, seluruh Pangdam, saya minta kalian betul-betul lihat di lapangan saat kalian memberikan paket obat dan bansos tersebut,” perintah Luhut.
Beberapa provinsi di wilayah PPKM Darurat sudah mulai membagikan bansos ini sejak pekan lalu. Salah satunya Jawa Timur. “Kita bagikan bersama Panglima dan Kapolri, Forkopimda semua full team blusukan di area kita untuk paket sembako,” lapor Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rapat koordinasi dengan Menko Luhut itu.
Baca juga : PPKM Diperpanjang, Begini Kata Kadin Surakarta
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan pengumuman presiden tadi malam memberikan kepastian bagi masyarakat terkait konsep dan waktu pelaksanaan PPKM Darurat. “Ini tentu adalah ruang bagi rakyat kecil untuk bekerja tapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Melki dalam keterangannya yang diterim Rakyat Merdeka, tadi malam. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.