Dewan Pers

Dark/Light Mode

PPKM Darurat Diperpanjang, Pengusaha Pusing

Jumat, 16 Juli 2021 19:44 WIB
Sarman Simanjorang. (Foto: ist)
Sarman Simanjorang. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga akhir bulan. Pengusaha pun ketar-ketir.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi), Sarman Simanjorang mengatakan, masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah soal PPKM Darurat. Dengan adanya perpanjangan, pengusaha akan mulai hitung ulang daya tahan dari sisi arus kasnya.

Berita Terkait : PPKM Darurat Diperpanjang, Pemerintah Nggak Kuat Pikul Bansos Sendirian

“Apakah masih mampu bertahan sampai akhir bulan atau tidak,” ujarnya kepada RM.id, Jumat (16/7).

Dia mengakui, dari sisi pengusaha, perpanjangan PPKM Darurat akan membuat bisnis semakin berat dan sekarat. Namun, kata dia, tidak ada pilihan selain mendukung kebijakan tersebut agar bisa cepat keluar dari badai ini.

Berita Terkait : DPR: Pukulan Mematikan Buat BUMN, UMKM & Dunia Usaha

Semoga dengan perpanjangan sampai akhir bulan Juli ini daya tahan pengusaha masih kuat dan tidak melakukan rasionalisasi dalam bentuk PHK. Perpanjangan ini teramat berat dan membuat sekarat arus kasnya, pasti akan pusing tujuh keliling memikirkan agar mampu untuk bertahan,” ujarnya.

Kami juga meminta kepada pemerintah agar ada stimulus khusus kepada UKM selama PPKM Darurat agar bisa tenang di rumah. Karena UKM seperti warung makan, pedagang keliling, sampai pedagang kaki lima, dan aneka jasa lainnya praktis tidak dapat berjualan.

Berita Terkait : Selama PPKM Darurat, Smartfren Permudah Layanan Pelanggan

“Harapan kita tentu agar selama PPKM darurat ini mampu mengendalikan dan menekan laju kasus Covid-19 ke titik paling rendah,” ujarnya. [DIT]