BREAKING NEWS
 

Motif Penembakan Ustad Di Tangerang

Bukan PKI Dan Bukan Agama, Tapi, Urusan Perselingkuhan

Reporter & Editor :
APRIANTO
Rabu, 29 September 2021 07:40 WIB
Polda Metro Jaya saat merilis kasus penembakan ustad bernama Armand alias Alex di Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang. Selasa (28/9/2021). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Dari hasil pemeriksaan terungkap, motif penembakan terhadap Alex adalah karena dendam dan sakit hati.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, Alex ternyata bukan seorang ustad. Karena sama sekali tidak mengajari orang mengaji. Korban dipanggil ustad karena jadi ketua majelis taklim dan sering disapa dengan panggilan ustad.

Baca juga : Ini Harta Kekayaan Azis Syamsuddin

Tubagus menegaskan, kasus ini tidak ada keterkaitan dengan status ustad. Malah, kata dia, kasus ini berkaitan dengan profesi Alex saat ia masih menjadi paranormal.

Tubagus menerangkan, predikat bukan ustad dan menyebut Alex merupakan paranormal, ini penting dikedepankan. Sebab, pihaknya bisa membekuk para tersangka setelah mencari hubungan antara pekerjaan korban dengan peristiwa penembakan. “Kami menemukan buku daftar tamu yang menjalani pengobatan dengan korban,” ujarnya.

Baca juga : Muhammadiyah Dan NU Turunkan Jagoan Silat

Berbekal buku tersebut, penyidik kemudian menelusuri daftar pasien yang memiliki masalah dengan korban. Temuan ini kemudian dicocokkan dengan hasil pemeriksaan CCTV dan keterangan saksi. Hingga akhirnya polisi dapat mengerucutkan tersangka ke salah satu pasien korban yang berinisal M.

Saat ditangkap, M mengaku memang memilki dendam terhadap korban yang telah meniduri istrinya pada tahun 2010. Korban Alex melakukan hal itu dengan modus pengobatan alternatif. Tindakan bejat Alex itu baru diketahui M pada tahun 2019.

Baca juga : Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Ternyata, bukan cuma istri M yang disetubuhi korban. Kakak ipar tersangka juga disetubuhinya. Ini yang membuat M makin dendam dan mengatur melakukan pembunuhan. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense