Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Motif Penembakan Ustad Di Tangerang
Bukan PKI Dan Bukan Agama, Tapi, Urusan Perselingkuhan
Rabu, 29 September 2021 07:40 WIB
Sebelumnya
Dari hasil pemeriksaan terungkap, motif penembakan terhadap Alex adalah karena dendam dan sakit hati.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, Alex ternyata bukan seorang ustad. Karena sama sekali tidak mengajari orang mengaji. Korban dipanggil ustad karena jadi ketua majelis taklim dan sering disapa dengan panggilan ustad.
Baca juga : Ini Harta Kekayaan Azis Syamsuddin
Tubagus menegaskan, kasus ini tidak ada keterkaitan dengan status ustad. Malah, kata dia, kasus ini berkaitan dengan profesi Alex saat ia masih menjadi paranormal.
Tubagus menerangkan, predikat bukan ustad dan menyebut Alex merupakan paranormal, ini penting dikedepankan. Sebab, pihaknya bisa membekuk para tersangka setelah mencari hubungan antara pekerjaan korban dengan peristiwa penembakan. “Kami menemukan buku daftar tamu yang menjalani pengobatan dengan korban,” ujarnya.
Baca juga : Muhammadiyah Dan NU Turunkan Jagoan Silat
Berbekal buku tersebut, penyidik kemudian menelusuri daftar pasien yang memiliki masalah dengan korban. Temuan ini kemudian dicocokkan dengan hasil pemeriksaan CCTV dan keterangan saksi. Hingga akhirnya polisi dapat mengerucutkan tersangka ke salah satu pasien korban yang berinisal M.
Saat ditangkap, M mengaku memang memilki dendam terhadap korban yang telah meniduri istrinya pada tahun 2010. Korban Alex melakukan hal itu dengan modus pengobatan alternatif. Tindakan bejat Alex itu baru diketahui M pada tahun 2019.
Baca juga : Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Tetapkan 3 Tersangka
Ternyata, bukan cuma istri M yang disetubuhi korban. Kakak ipar tersangka juga disetubuhinya. Ini yang membuat M makin dendam dan mengatur melakukan pembunuhan. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya