Sebelumnya
“Alhamdulilah, bisa segera vaksin. Tidak perlu lama lagi menunggu,” ujarnya.
Akun @ichaa2629 berharap, aturan terbaru Pemerintah tentang vaksin Covid bagi para penyintas disosialisasikan langsung ke lapangan. Sehingga, kata dia, para dokter atau vaksinator di lapangan tahu dan langsung menerapkannya.
Baca juga : Punya Penyakit Bawaan Atau Komorbid Tetap Boleh Divaksin
“Jangan sampai sudah antre lama, ditolak, gara-gara sosialisasinya tidak sampai,” ujar dia.
Sebenarnya, kata @hihohii8, sejak dulu juga waktu sebulan setelah sembuh dari Covid-19 sudah bisa ikut vaksin. Dia bilang, alasan tiga bulan setelah sembuh sesuai anjuran Pemerintah sebelumnya karena penyintas masih memiliki antibodi.
Baca juga : Dian Sastro, Nyaris Bunuh Diri
“Antibodi penyintas Covid-19 lebih bagus dan tinggi daripada antibodi vaksin. Jadi untuk apalagi divaksin,” timpal @chemfheby.
Namun, @arinideswati mengingatkan, untuk para penyintas Covid-19 yang mempunyai sakit bawaan, sebelum suntik vaksin, perlu cek kondisi medis pasca Covid-19 dan rekomendasi dokter, apakah aman atau tidak. “Kalau aman, lanjut,” kata @arinideswati.
Baca juga : Pesanan Burger Salah, Pelanggan Lapor Polisi
Sementara @ouowiqe mengaku kesal dengan sikap dokter di lapangan. Sebab, edaran baru Pemerintah tentang vaksin bagi penyintas tidak diikuti. Kata dia, sebagian dokter masih menyarankan tetap harus menunggu tiga bulan. “Heran deh,” ujar @ouowiqe. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.