Sebelumnya
Pernyataan Fahri yang minta agar Jubir tidak diisi figur yang ecek-ecek direspons eks Jubir KPK, Febri Diansyah. "Saya kira @Fahrihamzah cocok menjadi Jubir Pak Jokowi, agar bukan ecek-ecek seperti yang disampaikan di sini," usul Febri di akun Twitternya @febridiansyah.
Cuitan Febri langsung dibalas Fahri. Keduanya malah saling tunjuk. Menurut Fahri, justru Febri yang lebih cocok jadi Jubir Presiden. Alasannya, karena Febri punya pengalaman jadi jubir di KPK. "Ente masih muda bro..mainkan..," balas Fahri.
Baca juga : PPP: Siapapun Jubir Presiden, Yang Penting Gampang Dihubungi
Lalu, apa kata partai koalisi? Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyerahkan sepenuhnya ke Presiden Jokowi, baik soal siapa pengganti Fadjroel atau masih perlu-tidaknya posisi Jubir. "Sekiranya Presiden mengangkat jubir, maka jubir tersebut harus benar-benar memahami keseluruhan suasana kebatinan Presiden," ucap Hasto, kemarin.
Tapi, ia memberi catatan bahwa komunikasi politik itu sangat penting. Karena rakyat berhak tahu kebijakan Presiden. Selain itu, komunikasi politik harus dilakukan dengan proporsional dan menyentuh hal-hal yang bersifat strategis. "Komunikasi politik Presiden tidak bisa dilakukan dengan mengarang lagu atau menulis buku tebal," pesannya.
Baca juga : Azis Syamsuddin: Karena Terlalu Baik, Saya Apes…
Sementara, PKB menitikberatkan pada sosok pengganti Fadjroel. Ketua DPP PKB, Daniel Johan berharap, pengganti Fadjroel bisa sekelas Jubir era Presiden Gus Dur, yakni Wimar Witoelar. Selain cerdas, Wimar juga dinilai tidak berlebihan dalam menyampaikan pernyataan.
"Bukan malah sebaliknya, membuat blunder dan buat masyarakat makin bingung karena semakin tidak jelas informasi yang diberikan," usulnya, kemarin.
Baca juga : Keok, Mou Justru Banggakan Pasukannya
Partai koalisi lain, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) tak muluk-muluk. Sekjen PBB, Afriansyah Ferry Noor berpandangan, posisi jubir lebih baik dirangkap Seskab saja. "Saya rasa cukup dengan Seskab Pramono Anung merangkap jubir. Karena komunikasinya pun, beliau pas," kata Ferry Noor, tadi malam. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.