BREAKING NEWS
 

Pelantikan Apdesi

Sekjen MPR: Desa Harus Dibangun Dengan Wawasan Kebangsaan

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : FAQIH MUBAROK
Sabtu, 27 November 2021 17:06 WIB
Sekretaris Jenderal MPR Maruf Cahyono dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) periode 2021-2026 di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (27/11). (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Peran Penting Desa

Berbicara desa, Ma’ruf mengatakan, pembangunan nasional bisa dikatakan berhasil apabila desa dalam lingkup terkecil suatu negara telah diperhatikan dengan baik dari sisi kemajuan dan kemandiriannya di berbagai bidang.

Adsense

Desa memiliki peranan penting dalam menunjang kesuksesan pemerintahan nasional secara luas. Bahkan desa menjadi garda terdepan dalam menggapai keberhasilan dari segala urusan dan program pemerintah.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, KBRI Den Haag Gelar Diskusi Kebangsaan

Begitu pentingnya peran desa dalam pembangunan nasional, setidaknya membuat desa memiliki dua fungsi strategis. Pertama, dari aspek ekonomis, desa memegang peranan penting terutama sebagai salah satu indikator kuat atau lemahnya perekonomian suatu daerah atau bahkan suatu negara. Kedua, dalam aspek politis, desa bisa menjadi indikator suara sekaligus aspirasi dasar rakyat yang tidak boleh dihiraukan.

Program dana desa yang dialokasikan ke desa-desa di berbagai wilayah, lanjut Ma’ruf, bisa bermanfaat menunjang perkembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Anggaran pemerintah yang bersumber dari APBN diberikan kepada desa adalah untuk fasilitas pembangunan dan pemberdayaan desa.

Dari sinilah desa mempunyai kewenangan mengelola dan menggunakan dana desa untuk pembangunan desanya. Namun, tambah Ma’ruf, dalam perjalanannya penggunaan dan pengelolaannya masih minim terkait dengan keterlibatan atau partisipasi masyarakat.

Baca juga : PT Pegadaian Syariah Cabang Kelapa Gading Bantu Korban Kebakaran Koja

Hal ini menyebabkan banyak terjadi penyimpangan karena kurangnya pengawasan dari masyarakat sehingga penggunaan dan pengelolaannya kurang tepat sasaran. Oleh karena itu, penting bagi aparatur desa untuk mendapatkan pemahaman-pemahaman tentang penggunaan dan pengelolaannya.

Termasuk juga warganya bahwa mereka punya hak untuk terlibat dalam pelaksanaannya agar menjadi suatu keberhasilan desa yang menjadi ujung tombak pembangunan nasional.

"Hakikatnya pembangunan desa merupakan peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Kini desa tidak bisa dianggap lagi sebagai obyek pembangunan, melainkan ditempatkan menjadi subyek dan ujung tombak pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan," imbuhnya.

Baca juga : Jalankan Prinsip ESG, Chandra Asri Diganjar Penghargaan

Ma’ruf menambahkan kini program pengembangan potensi desa mengarah pada mewujudkan desa wisata agro, desa industri, dan desa digital.

"Ke depan, saya optimistis desa tumbuh menjadi sentra pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Tinggal desa, rejeki kota, bisnisnya mendunia. Ini akan menjadi magnet yang akan menarik minat generasi muda untuk kembali ke desa, membangun daerahnya dan mengoptimalkan berbagai peluang yang ada," ujarnya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense