Sebelumnya
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan dirinya sudah memperingatkan ancaman polusi di tanah air sejak Juni lalu.
Menurut Tjandra Yoga, di kalangan ilmuwan global pun menyatakan bahwa polusi merupakan gangguan dan tantangan terbesar dunia.
Baca juga : Tangani Dampak Polusi Udara, Kemenkes Siapkan 740 Fasilitas Kesehatan
Karena dampak polusi, ujar Tjandra Yoga, tidak semata menimbulkan ISPA, tetapi juga bisa memicu penyakit lain seperti stroke, serangan jantung, kanker paru dan penyakit kronis lainnya.
Terpenting, tegas dia, dalam penanggulangan polusi harus dicari sumbernya dan segera atasi persoalannya. Intinya, tambah Tjandra, tindakan penanggulangan harus disesuaikan dengan penyebabnya.
Baca juga : Herzaky Jamin Politisi Muda Demokrat Berkualitas
Dalam penanganan ISPA, Tjandra Yoga menyarankan pemberdayaan Puskesmas untuk proses pencegahan dan pengobatan dampak polusi yang ringan.
Dewan Pakar Ketua Majelis Pertimbangan IAKMI, Adang Bachtiar berpendapat dalam upaya menekan jumlah kasus ISPA membutuhkan kerja sama yang kuat dari berbagai sektor.
Baca juga : Atasi Polusi Udara, DPR Minta Pemerintah Belajar Dari China
Termasuk, ujar Adang, pemahaman masyarakat terkait pentingnya kualitas udara yang baik bagi kesehatan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.