Sebelumnya
Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti ikut mengapresiasi. Kata dia, kedua paslon telah sepakat sedari awal untuk mengikuti mekanisme Pemilu dan berhenti di tahap akhir, yaitu sengketa hasil perolehan suara di MK. "Jangan sampai tidak konsisten, dengan berbagai macam alasan seperti MK tidak netral dan sebagainya,” pesan Bivitri, di Jakarta, Minggu (16/6).
Bivitri pun mengajak masyarakat mempercayai apa pun keputusan MK. “Secara konstitusional, MK memang didesain untuk memutus hasil sengketa hasil pemilu terakhir,” ungkapnya.
Baca juga : Buka Tempat Dugem Halal, Saudi Ganti Kulit
Sosiolog UI Thamrin Tomagola menyampaikan, bahwa sikap menerima putusan MK ini akan mempercepat rekonsiliasi substantif antara Jokowi dan Prabowo. Kata dia, keputusan MK akan mendinginkan suhu politik dan polarisasi di masyarakat.
“Setelah sidang di MK, barulah substantif akan terjadi,” kata Thamrin di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Soal Terima Kekalahan, Mega Ajari Prabowo
Warganet ikut mengapresiasi sikap Sandi. Seperti disampaikan akun @ marsudi_. Kata dia, saat ini, berdoa lebih baik daripada bikin rusuh. Semoga Allah memberikan pertolongan. “Meski pemilu udah selesai, tapi saya doakan semoga ada keajaiban,” cuitnya. Senada disampaikan @tanta225. Dia berharap Sandi mendapat berkah.
“Semangat terus Pak Sandi, semoga kita bisa menang,” cuitnya. Akun @ antoniussteven ikut mendoakan semoga Prabowo dan Sandi husnul khatimah. “Semoga kebesaran hati bapak berdua menjadikan Indonesia lebih baik. Mari kita tinggalkan catatan sejarah yang baik yang akan dikenang anak cucu kita. Menghadapi setiap persoalan dengan elegan & bijaksana. Sukses Pak Prabowo dan Pak Sandi,” ucap @ antoniussteven. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.