BREAKING NEWS
 

Berpotensi Ganggu Soliditas KIB

PAN Mainkan Strategi Obral Sembilan Capres

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Selasa, 30 Agustus 2022 08:00 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan pengarahan pada pembukaan Rakernas dan Bimtek PAN di Jakarta, Sabtu (27/8/2022). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

 Sebelumnya 
Pertanyaannya, siapa kira-kira dimajukan KIB sebagai capres-cawapres? Apakah titik tengah bisa diraih? Kata Agung, ini semakin sulit ketika ada nama Puan Maharani dalam usulan PAN. Padahal PDI Perjuangan belum gabung ke KIB.

Agung melihat, PAN juga ingin memastikan tetap memiliki posisi tawar di hadapan partai atau koalisi manapun, baik di dalam KIB maupun di luar. Apalagi, muncul nama Anies dan Ganjar dari sembilan nama tersebut.

Artinya, partai pimpinan Zulkifli Hasan itu berusaha melebarkan sayap ke poros NasDem. Kondisi ini jelas mengancam keberadaan KIB. “Ini yang bikin KIB bisa tidak solid,” ujarnya.

Baca juga : Yasonna Minta Kerja Strategis Demi Capai Target

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, usulan sembilan figur capres didapatkan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN di 34 provinsi.

Dia memastikan, nama-nama itu baru usulan, PAN belum menentukan resmi siapa yang akan diusung.

“Pada saatnya kami akan memutuskan. Maka dari itu saudara-saudara, percayakan pada Ketum,” ujar Zulkifli dalam pidato penutupan Rakernas PAN di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu lalu.

Baca juga : Andi Gani Tegaskan Musra Bukan Agenda Dukung Salah Satu Capres

Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo mengakui, partainya belum mendiskusikan lebih lanjut sembilan nama kandidat yang telah diumumkan dengan KIB.

Eko menegaskan, dengan mengusulkan banyak nama, memberi banyak pilihan. Dia yakin, KIB tetap solid. Apalagi ini baru sebatas usulan.

“Supaya tidak itu-itu saja. Rakernas tujuannya kan menjaring orang-orang hebat kita untuk memajukan Indonesia,” tutur Eko. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense