Sebelumnya
Menurut Dahnil, Prabowo mengartikan Pilpres sebagai ajang perlombaan dalam berbuat kebaikan untuk bangsa dan negara.
“Persatuan dan persaudaraan kebangsaan adalah segalanya,” ujar Juru Bicara Prabowo itu.
Baca juga : Terima Hasil Pemilu, Paloh Ucapkan Selamat Ke Prabowo-Gibran
Sementara, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut, partainya telah menjalin komunikasi dengan parpol pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Sudah, sudah. (komunikasi). Komunikasi kami dengan partai-partai pengusung 01 dan 03 saat ini sedang berlangsung,” aku Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
Baca juga : PPP Dan PSI Nggak Lolos, Senayan Cuma Dihuni 8 Parpol
Lalu apa kata pengamat soal pernyataan PDIP itu? Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro meramal, PDIP akan merapat dengan pemerintahan berikutnya. Sebab, Prabowo dan Mega punya hubungan baik sejak Pilpres 2009 silam.
“Artinya (hubungan keduanya telah terjalin) jauh sebelum Presiden Jokowi eksis sebagai elit politik negeri ini,” tukas Agung.
Baca juga : Kubu Paslon 03 Bakalan Angkut Bukti Kecurangan
Meski begitu, menurut Agung, nasib PDIP kini di tangan Mega. “Bergabungnya tidak PDIP ke pemerintahan akhirnya kembali ke Ibu Mega sebagai ketum. Apakah berkenan? Karena sejak awal Pak Prabowo ingin merangkul semua unsur,” pungkas dia.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 21 Maret 2024 dengan judul PDIP Merasa Dekat Dengan Gerindra
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.