BREAKING NEWS
 

Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam Di Ngegas RM

Golkar Sudah Terlatih Menghadapi Badai Politik

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Kamis, 15 Agustus 2024 08:00 WIB
Politisi senior Golkar Ridwan Hisjam saat menjadi narasumber di program Ngegas Rakyat Merdeka. (Foto: Fitri/RM)

 Sebelumnya 
Ditanya apa harapannya bagi Golkar ke depan? Ridwan berharap, Munaslub Golkar yang akan digelar 20 Agustus ini, dijadikan momentum untuk mengembalikan roh Golkar yang sebenarnya. “Roh Golkar di era reformasi. Jangan kita kembalikan ke zaman yang dulu,” ujar anggota Komisi VI DPR ini.

Lalu, seperti apa tipikal pemimpin yang dibutuhkan Golkar ke depan? Kata Ridwan, tentu yang mengerti sejarah dan doktrin Golkar. Kalau dulu, harus memenuhi 4 hal, yakni PDLT (Prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela).

“Kalau saya ditanya, siapa yang tepat. Maka saya jawab, Pak Jokowi,” katanya mantap.

Jokowi kan bukan kader Golkar? Dia kembali menegaskan bahwa Presiden Jokowi itu kader Golkar. Kata dia, sebelum terjun ke dunia politik, Jokowi merupakan anggota Asosiasi Industri Permebelan & Kerajinan Indonesia (Asmindo) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Baca juga : Sukamta: Kita Belum Bisa Tegakkan Hukum

“Jokowi ini asli kader Golkar, Orde Baru. Karena dia pengusaha. Kalau dia pemerintahan, apalagi birokrasi, ya Golkar,” tegas Ridwan.

Ridwan tak menampik, bila dalam karir politiknya, Jokowi itu identik dengan PDIP. Sejak jadi Wali Kota Solo 2 periode, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden 2 periode, Jokowi maju lewat PDIP.

“Tapi apakah beliau ber-KTA PDIP? PDIP itu hanya kendaraan politik saja. Tapi, Pak Jokowi itu tetap kader Golkar,” ungkapnya.

Karena sebagai kader, lanjut dia, maka Jokowi juga punya hak untuk dipilih menjadi Ketum Golkar. Dengan segala macam prestasi, rekam jejak dan kemampuannya, sosok Jokowi sudah tidak bisa diragukan lagi.

Baca juga : Pratama Persadha: Data Itu Ditawarkan Seharga Rp 160 Juta

“Beliau sangat dibutuhkan Golkar saat ini,” tegasnya.

Terkait dengan AD/ART partai yang mengharuskan calon ketum pernah menjadi pengurus di tingkat pusat atau daerah, kata Ridwan, itu persoalan kecil. AD/ART itu masih bisa diubah.

“Undang-undang aja bisa diubah. kenapa AD/ART Golkar tidak bisa. Pasti bisalah,” kata anggota DPR dari dalil Jatim V ini.

Lagian, lanjut dia, calon Ketum Golkar yang tidak aktif dalam kepengurusan kemudian terpilih menjadi ketua umum, sudah beberapa kali terjadi. Dia lantas menyebut nama Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie. Kata dia, kedua tokoh ini tidak masuk di kepengurusan, tapi bisa terpilih sebagai Ketum Golkar.

Baca juga : Erick Thohir Dipuji Anas

“Jadi tidak ada masalah. Hanya yang terpenting sekarang, Pak Jokowi mau apa nggak? Kalau Golkar harusnya mau dipimpin Pak Jokowi,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 15 Agustus 2024 dengan judul Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam Di Ngegas RM, Golkar Sudah Terlatih Menghadapi Badai Politik

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense