BREAKING NEWS
 

PPP Humphrey Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

Reporter & Editor :
SISWANTO
Sabtu, 17 November 2018 15:03 WIB
Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta Humphrey Djemat (pegang kertas), memberikan keterangan pers usai Mukernas III, di Jakarta, Jumat (16/11). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - PPP kubu Humphrey Djemat akhirnya memutuskan dukungan kepada capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno. Beda dengan PPP kubu Romahurmuziy, yang mendukung capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dukungan kepada Prabowo-Sandi diputuskan dalam Mukernas III PPP versi Muktamar Jakarta, Jumat (16/11). Keputusan itu diambil setelah mendengar aspirasi pengurus PPP di daerah. “Berkaitan visi yang diinginkan peserta Mukernas III, maka Forum Mukernas III PPP Muktamar Jakarta menjatuhkan dukungan politiknya untuk sama-sama berjuang dengan calon presiden nomor urut 02, yakni pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019,” kata Humphrey Djemat kepada wartawan di kantornya, Jalan Talang, Menteng, Jakarta, Jumat (16/11) kemarin.

Adsense

Baca juga : Tak Kampanyekan Jokowi, Caleg Koalisi Kena Sanksi

Saat keputusan Mukernas III dibacakan, status Humphrey sudah sah sebagai Ketua Umum PPP. Sebelumnya, Humphrey hanya menjabat sebagai Plt Ketum menggantikan Djan Faridz yang mengundurkan diri. Humphrey memastikan, keputusan mendukung Prabowo akan diikuti pengerahan mesin partai. Dia mengklaim, PPP yang dipimpinnya punya mesin partai yang mengakar di masyarakat. “Kami akan gunakan seluruh kekuatan partai, yang hingga kini masih solid terpelihara untuk mendukung 02,” kata Humphrey.

Adapun alasan PPP versi Muktamar Jakarta menambatkan pilihan di kubu Prabowo-Sandiaga, kata Humphrey, karena aspirasi dari seluruh daerah. “Di Mukernas ini dibicarakan dan diputuskan pilihan kita kepada 02,” jelas Humphrey. Kenapa bukan Jokowi? Humphrey beralasan, tidak merapatnya PPP Muktamar Jakarta ke kubu Jokowi-Ma’ruf, karena adanya sosok Romahurmuziy di sana. Mengingat Romy sendiri, hingga saat ini, tidak mau menerima islah dengan PPP yang dipimpinnya. “Dengan sikap Romy ini, bagaimana kita mau dukung Pak Jokowi? Ada tembok besar di sana. Tapi mendukung (Prabowo-Sandi) juga kan aspirasi dari daerah,” tegas mantan kuasa hukum Basuki Tjahja Purnama ini.

Baca juga : Prabowo Nurut Apa Melawan?

Apa tanggapan kubu Romy? Sekjen PPP Arsul Sani menilai, apa yang dilakukan Humphrey Cs hanya cari sensasi. Menurutnya, kelompok tersebut sedang berusaha menarik perhatian tim sukses kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. “Karena membicarakan soal pilpres juga, maka sekaligus mencari perhatian. Barangkali, nanti ada timses Jokowi-Ma’ruf atau Prabowo-Sandi yang mau mendekat,” ujar Arsul.

Ia menegaskan, PPP yang diakui adalah versi Ketua Umum Romahurmuzy. Oleh sebab itu, PPP kubu Muktamar Jakarta tidak memiliki dasar hukum untuk mengadakan kegiatan atas nama DPP PPP. Padahal, menurut Arsul, jika ingin berdamai, jalan yang dapat ditempuh adalah dengan berkomunikasi. “Kalau mau islah (damai) kan bukan dengan cara bikin ulah. Cukup datang ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan bicara baik-baik dengan kami. Sampaikan apa maunya,” tegas Arsul. [EDY/HEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense