BREAKING NEWS
 

Dhani Disidang, Ratna Disidang, Bahar Disidang, Andi Nyabu

Kamar Sebelah Banyak Masalah

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 6 Maret 2019 08:40 WIB
Kiri atas, searah jarum jam: Ahmad Dani, Ratna Sarumpaet, Andi Arief, Habib Bahar bin Smith. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Kasus Andi Arief ini memang jadi sorotan para elite politik. Satu dua elite kubu Prabowo-Sandi menilai kasus ini tak lepas dari kepentingan politik. Apalagi Andi dikenal sebagai sosok yang vokal menyerang pemerintah. Apakah benar?

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan, kasus ini tak terjadi di ruang hampa. Tentu ada benturan-benturan kepentingan. Terjadi dalam situasi politik yang sangat panas. Tapi ia percaya, polisi sangat profesional dalam menindak kasus ini. Dia melihat, memang ada pihak yang ingin menggunakan kejadian ini untuk mendompleng kerja kepolisian, membunuh karakter Andi Arief.

Baca juga : OSO: Kader Hanura Wajib Rangkul & Sapa Masyarakat

Hal itu terlihat dari tersebarnya foto-foto Andi saat penangkapan yang beredar di dunia maya. Dia menyebut, foto itu bukan diedarkan oleh kepolisian. "Kawan-kawan di kepolisian itu profesional. Sampai terbukti sebaliknya," kata Rachland, Selasa (5/3).

Apakah kasus Andi akan berdampak pada elektabilitas Prabowo-Sandi? Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Fadli Zon santai saja. "Setitik pun tidak berdampak," kata Fadli, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3).

Baca juga : WNI Di Texas Deklarasikan Dukungan Untuk Jokowi-Maruf

Wakil Ketua Gerindra itu mengatakan, permasalahan yang menimpa Andi Arief merupakan kasus individu. Tak ada hubungannya dengan Partai Demokrat. Karena itu, tak akan mempengaruhi elektabilitas Demokrat. "Apalagi, mempengaruhi 02. Saya pikir, kita harus dipisahkan dari partai, dari politik termasuk dari agama, dari suku dan sebagainya. Ini persoalan kita bersama, persoalan narkoba ini harus kita berantas bersama," ucapnya.

Kata Fadli, urusan narkoba urusan semuanya. Karena bisa melanda siapa saja, termasuk para elit yang ada di dalam partai politik (parpol). Sehingga, ia meminta kasus Andi Arief itu jangan dipolitisir. "Jadi jangan melihat itu sebagai bagian dari blok politik," terangnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense