Sebelumnya
Ia menegaskan, agar jangan sampai ada kabar bohong yang mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. Semisal penghapusan pendidikan agama dan pelegalan perkawinan sejenis.
Selain mendorong para pendukung untuk bekerja ekstra, Jokowi kembali mengampanyekan program andalan: 3 kartu sakti yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, Kartu Pra Kerja.
Baca juga : Dua Pekan Jelang Coblosan, Politik Makin Edan
"Saya ingin terangkan, Kartu Indonesia Pintar untuk kuliah, untuk lulusan SMA/SMK yang mau kuliah. Bisa beasiswa," ujar Jokowi.
Kartu Pra Kerja diberikan kepada mereka yang belum bekerja. Rencananya, akan dapat insentif honor tiap bulan. Sedangkan Kartu Sembako Murah, diberikan agar bisa berbelanja dengan diskon yang besar untuk membeli beras gula, minyak, dan lain-lain.
Baca juga : Golkar Yakin Jokowi Raih 85 Persen Di Papua
"Agar anak-anak gizinya terpenuhi," kata Jokowi
Tiga kartu itu baru mulai aktif berjalan pada tahun depan. "Karena program ini program capres, siapa yang setuju kartu ini," selorohnya.
Baca juga : Sibuk Kampanye, Kadang Jokowi Nggak Makan Siang
Dalam kampanye tersebut, Jokowi ditemani sang istri Iriana, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly yang juga calon anggota legislatif dari PDIP, mantan gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko dan para tokoh lain. [HEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.