RM.id Rakyat Merdeka - Politisi Golkar, Ridwan Kamil menilai, substansi demokrasielektoral di Indonesia semakin menurun. Pemilih menentukan pilihan berdasarkan kesukaan. Bukan kapasitas dan rekam jejak prestasi.
"Rakyat yang punya suara untuk menentukan masa depannya, memilih yang disukai, bukan memilih orang yang pintar, punya kapasitas, dan track record-nya," kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini, saat bicara di Political Roadshow, Yang Muda Yang Bersuara, digelar CNN di Gedung Balai Purnomo Prawiro, Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, kemarin.
Baca juga : Khofifah Ajak Perempuan Tingkatkan Kualitas SDM di Semua Lini
Alasan kesukaan dalam memilih, dilihat dari gimmick dan polesan di media sosial. Karena sudah jadi trend, akhirnya banyak calon pemimpin yang melakukan branding dan pencitraan di level permukaan. "Ditambah, mayoritas pemilih kita, bukan rasional voters. Yang jualan penampilan, gimmick, lucu-lucuan, receh, justru punya kans besar terpilih," katanya.
Meski demikian, Gubenur Jawa Barat (Jabar) ini tak menampik peran media sosial membantu kampanye. Sebab, hari ini, pemilih pemula, mencari informasi calon pemimpin lewat berbagai platform digital.
Baca juga : Kualitas Pemilu 2024 Mundur
Namun, mestinya, meski dikemas ringan, para calon pemimpin tetap menawarkan subtansi dengangaya penyampaiannya entertaint. "Kalau tidak ada substansi, akan jadi buih saja," ujarnya.
Kang Emil meminta, generasi muda ikut menaikkan kelas demokrasi. Pesta demokrasi lima tahunan ini harus jadi ajang pemilihan pemimpin yang berkualitas, karena menentukan seluruh sendi kehidupan bernegara. Dari mulai kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lainnya.
Baca juga : Perlu Kolaborasi Untuk Tingkatkan Kualitas Literasi Masyarakat
"Jangan apatis, harus berpartisipasi ikut Pemilu. Naikkan kelas demokrasi kita. Bukan soal usia, penampilan, pilihlah calon pemimpin yang punya track record keputusan dan kepemimpinan yang baik," ingatnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.