Sebelumnya
Menilik data Survei Voxpol Center di Agustus 2023, sebesar 56,3 persen pemilih menginginkan kandidat Pilpres 2024 cukup dua pasang saja. Sementara, sebesar 34,9 persen menginginkanlebih dari dua pasang.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani merespons peluang duet mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Puan menyebut akan melihat dinamika perpolitikan selama satu bulan ke depan. "Kan semua partai punya kalkulasinya," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/9).
Baca juga : Catat Nih, Caleg Terpilih Sudah Diketahui 20 Maret
Sedangkan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyebut, Ganjar bisa menjadi lawan Prabowo jika PKB berubah pikiran. "Bisa tiga poros, bisa dua poros. Bisa saja nanti Pak Ganjar bersaingdengan Pak Prabowo. Kalau misalkan PKB berubah pikiran, kan bisa juga. Bisa juga tetap tiga poros, ya kan, bisa dua poros," kata Djarot kepada wartawan di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, PDIP siap dengan kemungkinan dua atau tiga poros di Pilpres 2024. "Kita siap untuk berjuang supaya bisa satu putaran selesai, dengan cara seperti itu maka yang diuntungkan adalah bangsa dan negara dari banyak aspek," ujarnya.
Baca juga : Muhammadiyah Soal Wacana 2 Poros Di Pilpres 2024: Polarisasi 2019 Bisa Terulang
Djarot memastikan, Ganjar tetap menjadi Capres jika berduet dengan Prabowo. Menurutnya, Gerindra juga akan kukuh menjadikan Prabowo sebagai Capres.
Sebagai informasi, usulan duetGanjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 kembali mencuat. Usulan itu mulanya mencuat dari usulan DPD Projo (Pro Jokowi) Bali.
Baca juga : Pilpres 2 Pasang, Emang Bisa?
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 26/9/2023 dengan judul Wacana Pilpres 2024 Hanya Dua Poros, Sulit, Tapi Bikin Happy
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.