Sebelumnya
Sri mengatakan, secara umum, pemilu memberikan dampak positif terhadap ekonomi. Terutama dari belanja dari partai politik. Terpenting, kata dia, pemilu tidak membuat bangsa Indonesia terpecah belah.
“Akan berdampak positif terhadap APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), asal keamanan dan kesatuan terjaga,” ujarnya.
Baca juga : Bawaslu Siapkan Mental Dan Pengetahuan Hadapi Perselisihan Pemilu Di MK
Diketahui, pada tahun ini, realisasi anggaran pemilihan umum sebesar Rp 14 triliun dari pagu Rp 30 triliun. Secara rinci, sebesar Rp 12,6 triliun telah diberikan melalui KPU dan Bawaslu untuk membentuk badan adhoc, penetapan jumlah kursi, penetapan daerah pemilihan, pengawasan penyelenggaraan pemilihan umum dan pemutakhiran data pemilih.
Untuk Rp 1,4 triliun sisanya terealisasi oleh 14 kementerian dan lembaga yang digunakan untuk pengamanan pemilu, hingga pengawasan penyelenggara pemilu, penanganan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, diseminasi informasi, sosialisasi dan peliputan terkait pemilihan umum.
Baca juga : Jokowi Singgung Jebakan Baju Rp 5 Ribu Ke Lemhanas: Penjajahan Ekonomi Modern
Sebelumnya, Bagja mengatakan, anggaran yang penuh sangat penting untuk mengoptimalkan pengawasan dalam beragam tahapan Pemilu 2024. “Kalau tidak, isu penting pada November (2023) kampanye, tapi tidak ada yang mengawasi dan menyelenggarakan,” ujar Bagja.
Bagja menyampaikan, selain berguna untuk mengoptimalkan pengawasan Pemilu 2024, anggaran Bawaslu bernilai penting mendukung pelaksanaan tugas lainnya, seperti melaksanakan advokasi dan edukasi tentang prinsip, etika dan kualitas pemilu.
Baca juga : Bamsoet Raih Penghargaan Pimpinan Lembaga Peduli Konstitusi
“Bawaslu berperan sebagai agen sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya memilih dan memilih dengan benar,” katanya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 26/10/2023 dengan judul Anggaran Bawaslu Rp 5 T Belum Cair, Pengawasan Pemilu Bisa Tumpul Dong Nih
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.