Sebelumnya
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja angkat bicara soal masifnya salah input dan kesalahan hitung suara TPS di dalam Sirekap. Dia menegaskan, data Sirekap tidak menentukan hasil akhir Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hasil pilpres tetap ditentukan berdasarkan penghitungan manual yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat TPS hingga nasional.
“Harus kami sampaikan bahwa Sirekap adalah bukan penentu terhadap rekapitulasi. Penentunya tetap, menurut Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu) adalah manual rekapitulasi,” kata Bagja, Kamis (15/2/2024).
Bagja mengatakan, Sirekap hanya alat bantu. “Semoga alat bantu ini tak menjadi permasalahan, sudah kita temukan (permasalahan) tapi kita lagi mengkaji untuk permasalahan Sirekap,” imbuhnya.
Baca juga : PDIP Denpasar Tetap Optimis Juarai Pileg
Diketahui, berdasarkan video yang beredar di X (Twitter), terjadi banyak kesalahan atau error pada proses memasukkan data (entry data) melalui aplikasi Sirekap Pemilu 2024. Hasil penghitungan di TPS secara fisik angkanya berubah drastis setelah dipindai (scan) ke dalam aplikasi Sirekap Pemilu 2024.
Salah satunya diungkap akun pribadi X @MuhfadhilDS yang membagikan video dari seseorang bernama Bagoes Suryo Nugroho di TPS 85 Jakarta Timur. Video tersebut menunjukkan hasil upload formulir C1 ke Sirekap.
“Terjadi kesalahan fatal pada aplikasi SIREKAP KPU pada TPS 85 DKI Jakarta. Paslon 1 yang seharusnya 99 suara menjadi 44 suara. Paslon 2 yang seharusnya 58 menjadi 948,” tulisnya merangkum isi video tersebut, dikutip Kamis (15/2/2024).
Baca juga : Senayan: Jangan Ragu Cabut Izin Usahanya
Senada, akun X milik @serenopity atau Noppie juga menunjukkan hasil upload Sirekap yang tampak berbeda dari data pada formulir C1 yang diunggah. Dalam foto yang diunggah menunjukkan hasil suara Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka naik dari 98 menjadi 995 suara.
“Aku biasanya diem, tapi masa se-curang ini?” ujarnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 16 Februari 2024 dengan judul Pemenang Pilpres Ditentukan Hitung Manual, Ketua KPU Akui Sirekap Bermasalah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.