Sebelumnya
Setelah semua itu dilakukan dan memenuhi persyaratan, KPU Depok memutuskan bahwa misal Partai A di Depok lulus. Kemudian nanti akan diakumulasikan di pusat. Kalau Partai A lulus di semua kabupaten/kota, semua provinsi, jadilah Partai A peserta 2024.
“Bisa saja di Depok lulus tapi di Papua tidak. Kalau seperti itu, tidak bisa jadi peserta di 2024,” jelasnya.
Baca juga : Bukan Dipecat, 21 ASN Diturunkan Pangkatnya
Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Depok, Farabi El Fouz mengklaim kembali didukung partainya untuk maju Pilkada Kota Depok 2024.
Melalui akun resmi Instagramnya, Farabi berharap jalannya maju di Pilkada Kota Depok terus dimudahkan Allah SWT. “Bismillah, semoga dimudahkan dan diridhoi Allah di 2024,” ucapnya.
Baca juga : Anggaran Pilkada Dan Pemilu Harus Dievaluasi Dan Diawasi
Menurut Farabi, putusannya bakal maju Pilkada Kota Depok adalah hasil Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Kota Depok. “Jadi bukan atas keinginannya sendiri,” akunya.
Menurut Farabi, Musda Partai Golkar Kota Depok juga menargetkan meraih suara terbanyak di 11 kecamatan di Kota Depok saat Pemilu 2024. Ini penting agar target-target partai lainnya, seperti Pilpres 2024, bisa tercapai. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.