BREAKING NEWS
 

Pilkada Jawa Timur 2024

PKB Dorong Kiai Marzuki Saingi Kekuatan Khofifah

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Sabtu, 18 Mei 2024 07:20 WIB
Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyiapkan mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar untuk melawan petahana Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024.

Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah menjelaskan, nama Kiai Marzuki muncul seba­gai bakal calon gubernur Jatim, menyusul hasil survei yang dirilis Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI). Elektabilitas Kiai Marzuki men­capai 20,5 persen dalam skema tiga calon gubernur (cagub).

“Rinciannya, Khofifah Indar Parawansa di angka 49,3 persen, Kiai Marzuki di angka 20,5 persen, dan Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad 17,7 persen. Sementara, 12,5 persen respon­den yang belum menentukan,” beber Anik dalam keterangan­nya, Jumat (17/5/24).

Menurut Anik, hasil survei itu menandakan bahwa Kiai Marzuki sudah melekat dandicintai oleh masyarakat, khususnya warga NU. Kecintaan masyarakat kepada Kiai Marzuki tidak redup meski sudah tidak lagi memimpin PWNU Jatim.

“Hasil survei itu ada peluang besar untuk Kiai Marzuki (di­usung PKB),” katanya.

Baca juga : Dapat Izin Hakim, Tim BPK Periksa SYL Di Gedung KPK

Anik mengatakan, masyarakat menaruh harapan besar agar Kiai Marzuki terus memimpin. Tidak hanya pada organisasi ke­masyarakatan, tapi lebih luas lagi yakni memimpin pemerintahan.

“(Kiai Marzuki) menjadi alter­natif pilihan masyarakat untuk memimpin Jatim 2024-2029,” ujar Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Dia menilai, elektabilitas Kiai Marzuki yang berada di posisi kedua setelah Khofifah bisa menjadi modal awal yang menjanjikan. Padahal, selama ini Marzuki lebih fokus membesarkan pesantren.

“Beliau bukan sosok poli­tikus, tidak pernah berkoar mencalonkan diri, tidak pernah kampanye, tapi elektabilitasnya tinggi,” ujarnya.

Adsense

Anik menambahkan, elektabilitas sebesar 20,5 persen merupakan angka yang cukup tinggi dan amat sangat cukup untuk bisa memenangi Pilgub Jatim. Terlebih, masih ada rentang waktu yang sangat cukup untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat.

Baca juga : Pasar Tradisional Di Jakarta Sepi Pembeli

“Pasti warga NU akan Bersatu. Ini peluang besar bagi PKB mengantar beliau, itupun kalau beliaunya berkenan,” katanya.

PKB Jatim, kata Anik, berharap Kiai Marzuki berkenan di­calonkan sebagai gubernur pada Pilgub Jatim. PKB juga sudah berkomunikasi dengan partai-partai lain untuk membangun koalisi dan sudah ada beberapa partai yang siap bergabung.

“PKB saat ini tengah mem­buka pendaftaran calon kepala daerah (cakada). Untuk Pilgub Jatim, sudah ada beberapa pihak yang mendaftar, baik dari inter­nal partai maupun eksternal,” jelasnya.

Bagaimana tanggapan KH Marzuki Mustamar? Dia mengakubelum memiliki niatanmaju di kontestasi Pilgub Jatim 2024. Sebab, masih fokus mengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad dan mengajar di kampus.

“Kalau kami ya nggak ada (niat maju di Pilgub Jatim). Tapi kami nggak memaksa orang (memilihnya dalam survei) dan nggak mau melarang orang,” kata Kiai Marzuki di Malang, Kamis (16/5/2024).

Baca juga : Man. City Vs West Ham United, Menanti Pesta Di Stadion Etihad

Dia menilai, hasil survei ada­lah bentuk aspirasi masyarakat Jatim. Dia tidak memiliki kon­trol atas apapun yang terjadi. Dia juga tidak tahu alasan namanya bisa muncul dan elektabilitasnya cukup tinggi di survei itu.

“Dari dulu karakter kami mem­beri kebebasan, monggo mau bersuara apa, punya cita-cita apa, mau punya aspirasi kayaapa itu haknya orang Jatim,” katanya.

“Ketika mereka mayoritas pu­nya aspirasi A, kemudian mereka punya cara apa untuk menindak­lanjuti aspirasi itu, terserah warga Jatim. Tentu mereka juga nggak bodoh,” tutup Marzuki.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 18 Mei 2024 dengan judul Pilkada Jawa Timur 2024, PKB Dorong Kiai Marzuki Saingi Kekuatan Khofifah

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense