BREAKING NEWS
 

Ketangkap Karena Apes

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Selasa, 8 Februari 2022 07:04 WIB
SUPRATMAN

 Sebelumnya 
Kalau mengikuti pola pikir “lagi apes saja”, maka berapa banyak yang tidak apes? Berapa banyak yang tidak tercium dan tidak diproses atau yang kasusnya mangkrak?

Setelah kasus dana PEN ini merebak, ternyata ada “buntutnya”. Mendagri Tito Karnavian menulis surat ke Kemenkeu. Isinya: tak mau lagi memberi pertimbangan untuk daerah yang meminjam dana PEN. Kemendagri pamit. Undur diri. Ada beberapa alasan yang disampaikan.

Baca juga : Menghadapi Ketidakpastian

KPK meradang. Menurut KPK, “pertimbangan Kemendagri” tetap penting. Filter ini jangan dihilangkan. Kemendagri diharapkan justru dapat menutup celah terjadinya penyimpangan peminjaman dana PEN oleh pemerintah daerah.

“Jangan mengusir tikus di geladak dengan membakar kapalnya,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

Baca juga : Menenangkan Covid Ngamuk

Apakah Kemendagri ngambek? Rasa-rasanya tidak. Sepertinya, ini hanya soal koordinasi antar lembaga. Tentu saja koordinasi yang baik. Bukan yang tidak baik.

Koordinasi supaya anggaran tidak bocor, yang di saat kampanye pilpres lalu, oleh seorang capres, jumlah kebocorannya disebut sampai Rp 500 triliun.

Baca juga : Menggeser Keyakinan Politik

Jumlah yang sangat fantastis! Jumlah, yang bisa jadi, dikumpulkan dari fee 1-2 persen, bahkan yang nilainya “hanya” Rp 50 juta. Jumlah yang kecil-kecil lalu menjadi bukit. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense