RM.id Rakyat Merdeka - Hati-hati. Kenaikan harga-harga sejak awal tahun 2022, bisa berdampak kemana-mana. Kalau perut lapar, hati panas, lalu naik lagi, pikiran juga bisa ikut-ikutan panas.
Krisis ekonomi yang berproses menjadi krisis sosial bisa berpotensi melahirkan krisis politik. Ini yang perlu dicermati dan harus dihindari.
Baca juga : Membuka Topeng Rasis
Karena itu, kenaikan beberapa produk akhir-akhir ini perlu segera dikendalikan. Apalagi perang Rusia-Ukraina ikut memperparah kondisi, maka butuh antisipasi lebih cepat, detail, komprehensif, konsisten dan serius.
Dalam beberapa pekan ini, kenaikan tarif tol, elpiji, BBM, daging, cabai, gula, dan bahan pokok lainnya, menjadi topik panas di masyarakat.
Baca juga : Menghukum Oligarki
Di beberapa tempat terjadi antrian mengular. Panjang sekali. Padahal, hanya untuk mendapatkan minyak goreng. Bukan gratis, tapi membeli.
Sayangnya, di tengah kondisi tersebut ada pejabat yang mencurigai kelangkaan minyak goreng karena distok ibu-ibu di dapur. Pernyataan ini kurang simpatik dan empatik. Rakyat sedang menghadapi masalah jangan dibebani lagi dengan tuduhan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.