Sebelumnya
Kita berharap kampanye patuh prokes dilakukan lagi secara massif. Ketika terjadi penurunan angka penularan Covid secara signifikan, banyak orang kemudian mengabaikan prokes. Ini sangat berbahaya, sebab kalau puluhan juta orang secara bersamaan tidak menjaga prokes, kluster baru akan terbentuk dimana-mana.
Sebagian besar warga perkotaan sudah rindu mudik. Apalagi banyak di antara mereka yang sejak tahun pertama pandemi Covid tidak pulang kampung.
Baca juga : Buka Akses Booster Untuk Rakyat Kecil
Pandemi Covid memang sudah melandai sejak minggu ketiga Maret 2022 lalu. Ini melegakan kita semua. Kondisi yang cukup baik ini harus dijaga, dengan cara mematuhi prokes dan menggenjot vaksinasi.
Kita berharap, orang-orang yang mau mudik secepatnya mendatangi sentra vaksinasi penguat atau booster. Apalagi ada aturan, mereka yang sudah di-booster, kalau mau terbang, tak perlu tes antigen atau PCR dulu.
Baca juga : Jangan Ada Korupsi Di IKN
Untuk itu, petugas dinas kesehatan kota, kabupaten dan puskesmas perlu mendatangi warga yang belum mendapatkan vaksinasi dan booster.
Apa yang dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) di bulan Puasa ini, yaitu menggenjot vaksinasi door to door lewat program “Safari Vaksinasi Malam Hari” layak ditiru pemerintah provinsi, kota dan kabupaten.
Baca juga : Angin Segar Dari Mandalika
Sekali lagi kita berharap, saat mudik nanti, masyarakat selalu menjaga prokes. Dan, mereka yang berniat pulang kampung, namun belum di-booster, cepat mencari booster. Sehingga, saat kembali lagi ke kota asal, tetap sehat dan aman Covid. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.