Sebelumnya
Sudah saatnya pula, para menteri bersama-sama KPK dan Kejaksaan Agung melakukan bersih-bersih birokrasi. Tak boleh ada toleransi sedikit pun untuk oknum pejabat yang suka memainkan anggaran atau gemar menerima suap.
Supaya adil, pejabat yang rajin dan punya integritas, mesti diberi apresiasi. Sedangkan orang-orang nakal dan malas jangan pernah diberi jabatan.
Baca juga : Segera Banjiri Pasar Beras
Kita berharap, proses reformasi birokrasi dipercepat. Sehingga hanya orang-orang yang kompeten dan memiliki integritas yang bisa menduduki posisi strategis di eselon III. Sedangkan untuk eselon II dan eselon I, proses lelang jabatan harus dilakukan transparan. Tak boleh ada kongkalikong. Tak boleh ada kolusi dan nepotisme.
Kalau di satu kementerian, semua pejabat eselon III-nya bersih. Kemudian pejabat eselon II dan eselon I-nya jujur dan berintegritas, dipastikan semua program pembangunan akan berjalan dengan baik dan rakyat akan puas melihat kinerja kementerian tersebut.
Kita berharap, ke depan ini, tidak ada lagi oknum pejabat yang gemar menerima suap atau suka memainkan anggaran pembangunan.
Kita juga berharap, para menteri menggandeng BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembagunan) untuk membersihkan institusinya dari oknum pejabat nakal.
Baca juga : Modal Untuk Rakyat Kecil
Jadi para menteri tak perlu ragu untuk mencopot oknum pejabat yang suka memainkan uang negara dan gemar menerima suap.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.