BREAKING NEWS
 

Memuliakan & Menyejahterakan Guru

Reporter & Editor :
BUDI RAHMAN HAKIM
Jumat, 8 November 2024 00:34 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada kabar gembira untuk para guru. Pemerintah berjanji, tahun depan, gaji para pahlawan tanpa tanda jasa ini akan naik. Kenaikan gaji berlaku untuk semua, baik guru PNS maupun non-PNS.

Kenaikan ini sangat pantas dan memang sudah lama ditunggu-tunggu. Kenaikan ini merupakan bentuk nyata upaya memuliakan dan menyejahterakan guru.

Selama ini, nasib sebagian guru di negeri ini tak menentu. Terutama para guru honorer yang ada di daerah-daerah. Kehidupan mereka jauh dari kata sejahtera. Gaji mereka sangat minim. Banyak guru yang cuma mendapatkan gaji Rp 300 ribu, atau bahkan ada yang di bawah itu. Padahal, pekerjaan yang mereka lakukan sangat mulia, mencerdaskan anak bangsa.

Baca juga : Penanganan & Antisipasi Bencana

Nasib guru swasta sama memprihatinkannya. Untuk sekolah atau yayasan kecil, penghasilan mereka sama seperti guru honorer. Untuk sekolah atau yayasan besar, yang uang SPP para siswanya mencapai jutaan rupiah, tetap masih ada sebagian guru yang mendapatkan gaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

Bagaimana dengan guru PNS? Untuk yang mengajar di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, kesejahteraan mereka relatif terjamin. Fasilitas yang mereka dapat lumayan banyak, tunjangan juga memadai. Tapi, guru-guru PNS di daerah dengan APBD kecil, nasib mereka tetap tidak istimewa. Kelebihannya, nasib mereka tak semerana para guru honorer atau guru swasta di sekolah/yayasan kecil.

Adsense

Akibat hal ini, banyak guru yang terjerat pinjaman online (pinjol) dan bank keliling. Sebenarnya, sebagian besar dari mereka juga tidak mau meminjam uang ke pinjol atau bank keliling. Tapi, keadaan memaksa.

Baca juga : Sigap Sikapi Badai PHK

Saat kebutuhan hidup semakin banyak dan harga barang-barang kebutuhan pokok terus naik, penghasilan mereka masih segitu-gitu aja. Jangankan untuk membeli kebutuhan sekunder dan tersier, untuk memenuhi kebutuhan primer saja, mereka kesulitan.

Kesejahteraan mereka jemplang dibanding dengan profesi lain. Jangankan dengan pegawai kantoran, dengan buruh pabrik saja kalah. Saat ini, mayoritas buruh pabrik sudah bergaji UMR, bahkan banyak juga yang lebih, tergantung dengan masa kerja dan prestasi mereka.

Maka, kabar akan adanya kenaikan gaji guru ini sangat menggembirakan. Semoga kenaikan ini segera terealisasi. Kalua bisa, di awal-awal 2025 sudah ada kenaikan. Dan semoga kenaikannya juga signifikan. Jangan cuma sekadar naik dengan jumlah akadarnya.

Baca juga : Korban Serbuan Barang Impor

Lalu, yang perlu dipikirkan juga nasib para guru di sekolah swasta. Sebab, mereka selama ini digaji oleh pihak yayasan. Jika penghasilan yayasan kecil, Pemerintah tak bisa memaksa mereka menaikkan gaji guru.

Solusi untuk guru swasta, harus ada bantuan khusus dari Pemerintah. Baik dalam bentuk program sertifikasi maupun insentif lain. Agar kesejahteraan para guru swasta ini bisa terangkat, Pemerintah Daerah harus ikut berperan dalam memberikan insentif. Sebab, Pemerintah Daerah juga punya kewajiban untuk mengalokasikan dana pendidikan sebesar 20 persen, yang sebagiannya bisa untuk membantu guru swasta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense