BREAKING NEWS
 

Biarkan Rakyat Tetap Tersenyum

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Selasa, 7 Januari 2025 06:15 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Yang dibutuhkan adalah konsistensi. Menjaga stamina. Semangatnya jangan hanya di awal-awal saja, setelah itu hilang. Jangan layu sebelum benar-benar berkembang.

Dalam sepekan ini misalnya, ada beberapa berita menarik. Pertama, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus presidential threshold 20 persen.

Ini putusan bersejarah. Sudah 32 kali diajukan, baru sekarang dipenuhi. Putusan ini tidak lagi memberi kewenangan luar biasa terhadap (beberapa elite) partai politik untuk menentukan capres.

Parpol kecil pun bisa mengajukan capresnya sendiri. Semua tokoh berhak mengajukan diri dan dipilih sebagai capres. Tidak sebatas yang “dipagari” dan diputuskan oleh segelintir tokoh parpol.

Kedua, tindakan tegas Polri yang memecat anggotanya yang diduga memeras warga negara Malaysia penonton konser DWP di Jakarta.

Baca juga : Masih Bisakah Borong Parpol?

Kasus ini sangat mencoreng citra Indonesia di mata dunia. Warga Negara Malaysia yang sekarang sedang semangat-semangatnya mengunjungi Indonesia, terutama Jakarta, langsung lemas mendengar kabar dugaan pemerasan oleh oknum aparat tersebut.

Dunia pariwisata terpukul. Langkah tegas berupa pemecatan, layak diapresiasi.

Ketiga, program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan Prabowo-Gibran ini sudah dimulai kemarin.

Adsense

Sambutannya beragam. Cerita para murid, juga sangat bervariasi. Selain murid sekolah, program MBG juga menyasar balita dan ibu hamil, serta ibu menyusui.

Pada 2025, pemerintah menargetkan 19,47 juta orang penerima MBG. Anggarannya Rp 71 triliun. Sumbernya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca juga : Bara “50 Tahun” Di Awal Tahun

Kita berharap, Program MBG bisa tepat sasaran, sehingga bisa menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.

Yang tak kalah pentingnya, jangan diselewengkan atau dikorupsi. Karena, bangsa ini sudah punya pengalaman pahit: uang bencana pun dikorupsi. Seorang Mensos bahkan dipenjara karena kasus ini.

Di sinilah pentingnya pengawasan yang ekstra ketat dalam tatakelolanya. Apalagi program ini digelar di seluruh Indonesia dengan tingkat pengawasan yang beragam. Ada yang ketat, ada yang longgar. Jangankan dikorup, menu yang kurang enak atau sedikit bau saja, bisa menjadi viral. Karena itu, hati-hati.

Beberapa berita menggembirakan tersebut perlu dijaga kesinambungannya. Jangan menyala di awal-awalnya saja, kemudian meredup.

Kita ingat, beberapa waktu lalu, kasus pinjaman online serta judi online misalnya, sempat menyala dan menyita perhatian publik, namun sekarang isunya kian meredup.

Baca juga : Resolusi Trust Di 2025

Kita berharap, berita-berita baik tersebut terus dijaga konsistensinya dan menyebar ke banyak tempat. Karena, rakyat sudah bosan mendengar istilah istilah seperti “oknum”, kasus korupsi, kebocoran, penyelewengan, salah sasaran, hukum tajam ke bawah tumpul ke atas, tebang pilih dan sejenisnya.

Biarkanlah, dan berilah ruang kepada rakyat supaya bisa tetap tersenyum. Dalam kondisi seperti sekarang, senyuman rakyat bisa sangat mahal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense