Dewan Pers

Dark/Light Mode

Calon Menhan

Integritas dan Paham Strategi Pertanahan Nasional

Jumat, 4 Oktober 2019 05:59 WIB
Pengamat Militer Salim Said
Pengamat Militer Salim Said

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia harus terus membangun kemampuan pertahanan yang kuat , baik dari sisi militer, alutsista yang modern, dan industri pertahanan yang lengkap dan strategis.

Pengamat Militer dan Pertahanan Salim Said mengatakan, untuk membangun pertahanan nasional yang kuat dibutuhkan figure menteri pertanahan yang paham strategi pertanahan nasional untuk membangun Indonesia yang kuat dan disegani Negara dunia.

Berita Terkait : Bank BRI Sambut Puncak Peringatan Hari Batik Nasional

“Publik berharap sosok menteri di kabinet kerja jilid dua nanti yang kapabel, punya akuntabilitas dan intelektualitas yang baik dan cocok untuk membangun Indonesia raya lima tahun ke depan,” kata Salim, Kamis (3/10).
 
Menurutnya, nama-nama menteri yang terpilih nanti merupakan hak prerogratif Presiden. “Yang tahu figur yang cocok untuk menjadi menteri itu adalah Jokowi. Itu hak prerogratifnya sebagai presiden. Yang jelas integritas dan kapasitas harus diperhatikan,” kata Salim.

Namun, ketika disinggung sosok Letjen TNI (Purn) Profesor Syarifudin Tippe, yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Ryamizard, Salim mengatakan, mantan rektor Universitas Pertahanan itu menilai, sosok mantan mahasiswanya adalah seorang yang paham betul strategi pertahanan dan bela negara. Selain itu juga Tippe dikenal sebagai seorang akademisi yang terbiasa berfikir komprehensif.

Berita Terkait : Hasil Survei Penilaian Integritas, MA Terendah, Polri Tak Ada Data

“Dulu dia adalah mantan mahasiswa saya dan pernah juga jadi atasan saya selaku Rektor Unhan. Saya pikir sangat cocok untuk menduduki kursi Menteri Pertahanan di Kabinet Jokowi Jilid 2. Tentu saya doakan agar Indonesia punya menhan sekelas Tippe,” paparnya.

Salim juga menuturkan, terkait dengan politik pertahanan Indonesia ke depan, karena sebagai negara dengan jumlah militer yang besar, Indonesia harus terus menerus membangun kemampuan pertahanannya dengan baik, serius, dan menjadikan dirinya sebagai Negara yang kuat dari sisi militer, alutsista yang modern, dan industri pertahanan yang lengkap dan strategis.

Berita Terkait : Hendro dan Prabowo Beri Tauladan Nyata

Karena itu, kata Salim prajurit TNI harus terus menerus latihan berperang, meningkatkan kemampuan perangnya dengan baik, membangun kemampuan intelijen dan industri pertahanan dengan baik, sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang kuat dan tidak dipandang remeh oleh negara lain.

Salim pun berharap, Kemhan ke depan, harus dipimpin oleh figure punya koneksi yang luas, dapat meyakinkan pihak luar akan kekuatan Nasional Indonesia dan mampu membangun strategi pertahanan nasional menjadi lebih baik. [QAR]