Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sejumlah Jalan Di Ibu Kota Langganan Banjir

Kapasitas Drainase DKI Kudu Ditambah

Jumat, 19 Nopember 2021 07:10 WIB
Warga melintasi banjir di Pela Mampang, Jakarta. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)
Warga melintasi banjir di Pela Mampang, Jakarta. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah ruas jalan di Ibu Kota menjadi langganan banjir saat musim hujan. Penyebabnya, saluran air (drainase) buruk.

Jumat (12/11), sejumlah ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Seperti di Jalan Tegal Parang 3, RT 05/04, Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan, ketinggian genangan air mencapai sekitar 30 centimeter (cm). Genangan juga terjadi di kawasan Jalan MT Haryono, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, kawasan Jalan Kemang Utara IX, dan Bangka.

Berita Terkait : Pulang Dari UEA, Bahlil Langsung Makan Bakso Pake Cabe Buah

Selanjutnya, kawasan Jalan Ampera Raya, di depan KFC Kemang Timur, Pasar Minggu. Genangan air memenuhi jalanan tersebut hingga membuat arus lalu lintas dari arah Pejaten, Mampang, dan Kemang, tersendat.

Guna mengantisipasi genangan tersebut, Sudin SDA Jakarta Selatan melului akun Instagramnya @sudinsdajakartaselatan menyampaikan bahwa mereka telah melakukan pengoperasian mesin-mesin pompa di sejumlah titik. Khususnya di jalanan yang tergenang air ataupun di saluran air.

Berita Terkait : Khofifah Pantau Langsung Evakuasi Dan Penanganan Banjir Bandang Di Kota Batu

Kemudian melakukan pembersihan tali-tali air di saluran air. Misalnya, di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jalan Letjen Haryono, dan Jalan Kemang Utara.

Genangan air juga membuat petugas Satuan Patroli Jalan Raya Polda Metro Jaya menutup exit tol Meruya, Jakarta Barat.

Berita Terkait : Digitalisasi Layanan Kesehatan Berbasis Data Kudu Cepat dan Akurat

“Melaksanakan giat pengamanan banjir tempatnya di kolong Srengseng Arteri untuk genangan tingginya 1 meter 30 centimeter. Lanjut untuk dari tol offramp Meruya sudah dilakukan penutupan,” kata seorang petugas kala itu.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Perkotaan, Nirwono Joga menilai, banjir di sejumlah jalan di ibu kota disebabkan sistem saluran air di Jakarta buruk.
 Selanjutnya