Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Kepergian Vidi Aldiano masih menyisakan duka mendalam bagi sang istri, Sheila Dara Aisha. Publik diharapkan memberi ruang untuk sang artis menenangkan diri dahulu.
Dalam suasana berkabung, Sheila memilih menjalani hari-harinya dengan tenang dan lebih banyak diam.
Ayah Vidi, Harry Kiss meminta publik memberi ruang bagi Sheila agar bisa menenangkan diri tanpa tekanan.
“Ya sekarang ini masih silent aja. Kalau saya kan bisa ngomong. Jadi jangan wawancara Sheila dulu ya,” ujar Harry, kemarin saat ditemui di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
Di tengah kesedihan itu, keluarga memastikan Sheila tidak sendirian. Dua adik kandung Vidi, Vadi dan Diva, kini tinggal bersama Sheila di rumahnya di kawasan Cipete.
Baca juga : Negara Tetangga Mulai Antisipasi Krisis BBM, Menkeu: Kita Harus Siap-siap
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata agar Sheila tetap memiliki teman. Terutama di saat malam ketika suasana terasa lebih sepi.
Menurut Harry, karakter Sheila yang cenderung pendiam memang lebih nyaman menjalani aktivitas sederhana seperti membaca, bermain game, atau menghabiskan waktu sendiri. Hal itu sangat berbeda dengan sosok Vidi yang dikenal supel dan gemar berbincang panjang.
“Sheila dari dulu kan seperti itu. Mojok, baca, buka, main game lah. Vidi kan kalau ngomong kan itu bisa dua jam sampai tiga jam,” ceritanya.
Meski suasana rumah tak lagi sama, kehangatan keluarga tetap terjaga. Kehadiran adik-adik Vidi di sisi Sheila diharapkan bisa sedikit meringankan beban kehilangan suami yang ia rasakan.
Tak hanya di rumah, keluarga juga menunjukkan cinta mereka dengan cara lain. Setiap hari, Harry Kiss dan sang istri, Besbarini, setia berziarah ke makam Vidi di TPU Tanah Kusir.
Baca juga : Kecuali kepada Musuh, Iran Izinkan Kapal Lintasi Selat Hormuz
Tradisi ini dilakukan hingga 40 hari setelah kepergian sang musisi sebagai bentuk doa dan penghormatan.
“Kalau orang Jawa bilang arwah sampai 40 hari masih ada di sekitar kita,” kata Harry.
Harry meyakini, dalam 40 hari pertama, energi orang yang telah berpulang masih terasa dekat dengan keluarga. Karena itu, ia dan keluarga ingin terus mengirimkan doa terbaik secara langsung di tempat peristirahatan terakhir Vidi.
Ziarah tersebut juga menjadi ruang bagi keluarga untuk menjaga kedekatan batin dengan Vidi.
Besbarini mengaku sempat bermimpi bertemu sang putra. Dalam mimpinya, Vidi datang dan memeluknya tanpa sepatah kata pun. Momen sederhana ini memberi rasa lega dan mengobati rindu.
Baca juga : Usul Senayan: Boleh Ajukan Tahanan Rumah, Tapi Harus Bayar
“Katanya lagi nih. Kalau kita didatangi Vidi tapi Vidi nggak ngomong, itu benar. Tapi kalau dia ngomong begini, begini, begitu, biasanya itu jin,” ucapnya.
Besbarini bilang, dalam mimpinya tidak ada percakapan. Hanya pelukan yang terasa menenangkan.
“Masya Allah, kalau habis nyanyi, yang Vidi lakukan ya memeluk. Karena dia tahu, saya tuh hanya butuh peluk dari anak-anak semuanya. Pelukmu sementara, tapi di hatiku selamanya,” pungkasnya. MER
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 16, edisi Jumat, 27 Maret 2026 dengan judul "Sheila Dara Aisha, Butuh Ruang Menyendiri"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya