Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Efisiensi Anggaran Antisipasi Krisis Timteng
DPR Rela Potong Gaji
Kamis, 26 Maret 2026 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan memotong gaji anggota DPR dan menteri sebagai langkah efisiensi anggaran. Hal ini menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah (Timteng) yang terus berlanjut.
Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengatakan, rencana pemotongan gaji tersebut merupakan sinyal dari Presiden agar masyarakat mulai bersiap menghadapi krisis. Sebab, perang dan konflik di Timteng menyebabkan kondisi ekonomi yang tidak menentu.
"Rencana itu juga merupakan sinyal positif dan menjadi kebutuhan yang harus dilakukan saat ini," ujar Rifqi, sapaan akrabnya, Rabu (25/3/2026).
Baca juga : MBG Investasi Strategis Bukan Beban Anggaran
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh pihak untuk melakukan penghematan penggunaan BBM. Hal itu juga telah dilakukan Pakistan saat ini, termasuk pemberlakuan bekerja dari rumah.
"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet dan anggota DPR," ujar Prabowo dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Rifqi memandang, efisiensi tidak hanya berhenti terhadap pemotongan gaji anggota DPR, menteri, dan wakil menteri, tapi harus memastikan semua alokasi anggaran digunakan dengan tepat. "Jadi anggaran itu memiliki output dan outcome yang jelas untuk kegiatan-kegiatan pembangunan," ucapnya.
Baca juga : KPK Kebut Penyidikan Kasus Kuota Haji
Dia menyebut, perlu ada regulasi yang dibentuk untuk mengatur dan merealisasikan rencana kepala negara untuk memotong gaji dewan hingga menteri. Tapi, tidak perlu sampai melakukan revisi undang-undang untuk membentuk payung hukum yang dibutuhkan.
"Pemerintah hanya perlu melakukan dengan Peraturan Presiden (Perpres) atau Peraturan Menteri Keuangan," usul dia.
Namun, ia mengingatkan, penerapan efisiensi anggaran, seperti pemotongan gaji DPR dan menteri harus dikelola secara baik, transparan, dan akuntabel. "Jangan sampai efisiensi itu justru memperlambat semangat dan pelayanan publik kepada masyarakat," tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya