Dark/Light Mode

Jadi Pilar Keadilan Sosial

MBG Investasi Strategis Bukan Beban Anggaran

Kamis, 26 Maret 2026 07:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan dan tidak terdampak efisiensi di tengah ketegangan dan gejolak politik dunia.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat bertemu sejumlah tokoh dan jurnalis senior di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026).

“Saya akan bertahan (melanjutkan MBG) sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” tegas Prabowo.

Baca juga : KPK Kebut Penyidikan Kasus Kuota Haji

Menanggapi keputusan Presiden tersebut, Ketua Umum ReJO for Prabowo Gibran Darmizal MS mengungkapkan, MBG merupakan salah satu manifestasi nyata dari kebijakan Pemerintah saat ini.

“Di tengah tekanan efisiensi anggaran, Presiden Prabowo secara eksplisit menegaskan bahwa MBG tidak termasuk dalam skema penghematan, bahkan akan diperkuat dan diperluas implementasinya. Keputusan ini bukan sekadar kebijakan populis, melainkan strategi jangka panjang berbasis pembangunan manusia,” ujar Darmizal dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Menurut Darmizal, MBG diposisikan sebagai instrumen fundamental untuk menjamin pemenuhan gizi generasi masa depan, mengurangi kesenjangan sosial, memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia, serta menjadi bantalan sosial di tengah tekanan ekonomi global.

Baca juga : Kelola Pangan Tidak Cukup Pakai Data, Butuh Ketakwaan

“Dengan kata lain, MBG adalah investasi strategis negara, bukan beban anggaran,” tegasnya.

Darmizal mengajak seluruh komponen bangsa dan masyarakat berperan aktif mensukseskan program ini. Partisipasi publik menjadi kunci program ini berjalan secara transparan.

“Partisipasi publik menjadi kunci, baik melalui sosialisasi yang masif dan edukatif, pengawasan distribusi yang transparan dan akuntabel, keterlibatan sukarela dalam memastikan kualitas layanan sesuai standar yang ditetapkan,” ucapnya.

Baca juga : Pamer Kenaikan Setoran Pajak Kendaraan, Gubernur Jabar Sindir Pengkritik Nyinyir

Menurutnya, semua harus memastikan bahwa setiap manfaat dari program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak, tepat sasaran dan berkelanjutan. Dalam menghadapi dunia yang tidak pasti, Indonesia tidak boleh hanya bertahan tetapi harus melangkah maju dengan strategi yang berpihak pada rakyat.

“MBG yang berdaya guna dan berdaya laksana adalah bukti bahwa negara hadir, bekerja dan berpihak. Karena ketahanan bangsa dimulai dari perut yang kenyang, gizi yang cukup dan harapan yang terjaga,” pungkas Darmizal. BCG

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Kamis, 26 Maret 2026 dengan judul "Jadi Pilar Keadilan Sosial MBG Investasi Strategis Bukan Beban Anggaran"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.