Dark/Light Mode

Peluang PDIP Dan PKB Berkoalisi Terbuka Lebar

Hasto Kristiyanto: Ada Partai Politik Yang Minta Waktu

Sabtu, 15 Juli 2023 07:20 WIB
Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.

 Sebelumnya 
Apakah sudah ada jadwal perte­muan Ketum PDIP Megawati dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar untuk membahas kerja sama?

Secara historis dan ideologis, Pak Muhaimin seperti Gus Ipul (mantan Wagub Jatim) yang sudah seperti anaknya Ibu Megawati. Karena, dulu, pernah "dititipkan" Gus Dur kepada Bu Mega. Sehingga, punya kedekatan dengan Bu Mega. Setiap saat, mereka bisa berkomunikasi.

Tapi, kenapa PDIP tak kunjung berkoalisi dengan PKB?

Baca juga : Hasto Kristiyanto: Lebih Banyak Yang Dukung Ganjar

PKB kan minta waktu terlebih da­hulu. Tapi, komunikasi intens, terus menerus dilakukan, dengan berbagai latar belakang yang menunjukkan kedekatan Ibu Mega dengan Pak Muhaimin.

Bagaimana kemungkinan PDIP berkoalisi dengan partai selain PKB?

Pada dasarnya, partai-partai itu memberikan lampu hijau untuk bekerja sama. Tapi, masing-masing partai memiliki tahapan-tahapan komunikasi di internalnya. Apalagi, jika mereka sudah membangun kerja sama dengan partai lain. Kami hor­mati proses itu.

Baca juga : Jemaah Haji Telantar Karena Transportasi, Puan Minta Ada Perbaikan

Sambil menunggu partai lain ber­gabung, apa yang PDIP lakukan?

Seluruh tim pemenangan Pak Ganjar terus bergerak, menyiapkan juru kampanye dan strategi. Pak Ganjar juga sudah bertemu intens dengan tim komunikasi yang selama ini mendampingi Pak Jokowi. Saya ikut hadir saat itu.

Kenapa PDIP belum mengumumkan Cawapres?

Baca juga : Sayap Pemuda Partai Happy, Milenial Banyak Yang Mau Nyoblos

Yang mengumumkan Capres 11 bu­lan lalu saja, sekarang belum mengumumkan Cawapresnya. Apalagi kami, yang baru menetapkan Capres pada April lalu. Cawapres ini masih digo­dok, didalami. Juli dan Agustus adalah saat penggodokan, pendalaman. Pada momentum yang tepat, kami pasti mengambil keputusan.

Kapan itu?

Kita tunggu saja Ibu Megawati menentukan Cawapres pada momen­tum yang tepat. Selalu ada kejutan. Buktinya, setelah Bu Mega mengumumkan Capres pada 21 April lalu, saat momentumnya tepat, elektabilitas Pak Ganjar meroket. EDY  

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.