Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Waketum PPP Menolak Sandi Dikorbankan Di Pilkada
Fernita Jubahar Amirsyah: Kami Bangga Sandi Dilirik Oleh Partai Lain
Kamis, 4 Juli 2024 07:50 WIB
Sebelumnya
PKB jajaki Sandi Uno di bursa Bacagub Jabar. Tanggapan Anda?
Sampai saat ini, Pak Sandi masih ber-KTA PPP. Artinya Sandi merupakan kader PPP. Jika ada kader PPP dilirik partai lain, saya senang.
Sandi didukung partai lain, merupakan sebuah kelebihan. Kami bangga Pak Sandi dilirik partai lain.
Apakah lirikan PKB ini akan diseriusi PPP?
Baca juga : Jazilul Fawaid: Kalau RK Di Jabar Sulit Mengejarnya
Kalau finalisasi, kembali kepada kandidat. Kan kandidat butuh 20 persen dukungan dari partai pengusung.
Apakah Anda yakin, banyak partai lain yang ingin mengusung Sandi?
Setiap kandidat memang harus diusung beberapa partai, sebagai syarat 20 persen. Bisa saja nanti bukan dari PKB saja, tapi ada partai lain yang mengusung kalau Sandi mau maju di Pilkada Jabar. Yang pasti, Sandi tidak hanya butuh PKB, tapi partai lain juga.
Kalau di internal PPP, bagaimana?
Baca juga : Ratas Di Istana Bahas Industri Kesehatan, Bukan Bea Masuk
Kalau urusan Pilkada, setiap partai politik mempunyai mekanisme sendiri atau Peraturan Organisasi (PO). PO itu, untuk kandidat kepala daerah tingkat II atau bupati/walikota diusulkan DPC, diajukan lagi oleh DPW ke DPP.
Kemudian, calon gubernur diusulkan DPW saja. Artinya, PO itu berlaku kepada semua, baik itu kader ataupun orang luar. Aturan ini berlaku juga bagi Sandi. Jika Sandi ingin maju Pilkada, mekanismenya harus lewat DPW PPP Jabar, merekomendasikan ke DPP PPP.
PKB mengkalkulasikan, apakah Sandi punya elektoral untuk mengimbangi Ridwan Kamil. Tanggapan Anda?
Kalau Sandi yang merupakan kader PPP bisa mengimbangi kekuatan RK di Jabar, kami bangga. REN
Baca juga : Zulhas Tolak Wacana Presiden Dipilih MPR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 04 Juli 2024 dengan judul "Waketum PPP Menolak Sandi Dikorbankan Di Pilkada, Fernita Jubahar Amirsyah: Kami Bangga Sandi Dilirik Oleh Partai Lain"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya