Dark/Light Mode

Waketum PPP Menolak Sandi Dikorbankan Di Pilkada

Jazilul Fawaid: Kalau RK Di Jabar Sulit Mengejarnya

Kamis, 4 Juli 2024 07:40 WIB
Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Umum PKB. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Umum PKB. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Apakah PKB sudah berkomunikasi dengan Sandi Uno mengenai hal ini?

Ini penjajakan awal sekali. Baru semacam aspirasi yang muncul dari Jawa Barat.  Masih perlu dicek, apakah Pak Sandi mau atau tidak untuk menjadi Calon Gubernur Jawa Barat. Masih perlu pendekatan. Setelah itu, perlu diricek.

Apanya yang diricek?

Jika Pak Sandi bersedia jadi Cagub Jabar, perlu upaya untuk menaikkan elektabilitasnya. Apakah Sandi punyai elektabilitas tinggi untuk bertanding di Jawa Barat. Itulah yang perlu diricek.

Baca juga : Ratas Di Istana Bahas Industri Kesehatan, Bukan Bea Masuk

Apa lagi yang perlu dicek?

Pertanyaan berikutnya, Pak Sandi akan melawan siapa di Jawa Barat. Kalau Pak Ridwan Kamil (RK) ke Pilgub Jakarta, berarti lawannya yang lain. Kalau RK di Jabar, sulit bagi Sandi untuk mengejar elektoralnya.

Kenapa PKB Jawa Barat merekomendasikan Sandi?

Karena, Sandi mempunyai popularitas di Jabar. Tapi, itu bukan hasil survei, melainkan pengamatan. Mungkin satu minggu lagi, kami melakukan survei di Jabar, akan disebutkan berapa angkanya. Baru setingkat itu menjajakinya.

Baca juga : Zulhas Tolak Wacana Presiden Dipilih MPR

Apakah tidak ada tokoh lain untuk Pilkada Jabar?

Di Jabar tidak banyak tokoh yang mempunyai elektoral tinggi sampai detik ini. Itu sama seperti Jakarta. Hanya ada satu dua nama yang punya elektoral.

Siapa?

Di Jawa Barat ada Pak Ridwan Kamil. Di Jakarta ada Pak Anies Baswedan. REN

Baca juga : PDIP Dekati Golkar Di Pilgub Banten

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 04 Juli 2024 dengan judul "Waketum PPP Menolak Sandi Dikorbankan Di Pilkada, Jazilul Fawaid: Kalau RK Di Jabar Sulit Mengejarnya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.