Dark/Light Mode

Walau Banyak Dikritik, KPU Tetap Akan Gunakan Sirekap Buat Pilkada 2024

Nurlia Dian Faramita: Sampaikan Dulu Saja Hasil Evaluasi Sirekap

Kamis, 11 Juli 2024 07:50 WIB
Nurlia Dian Faramita, Kornas JPPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Nurlia Dian Faramita, Kornas JPPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Anda mengenai sikap KPU yang akan menggunakan Sirekap dalam Pilkada?

Kalau bicara soal Sirekap, KPU belum memberikan hasil evaluasi terkait proses Pemilu 2024. KPU itu belum menjelaskan apa yang menjadi kendala dalam Sirekap, sehingga KPU sempat menutup dulu webnya dan tidak ditayangkan hasil rekapnya, kemudian dilanjutkan lagi. Hal ini menimbulkan spekulasi dan kecurigaan masyarakat. 

Kalau sekarang ingin menerapkan kembali Sirekap dalam Pilkada 2024, seharusnya KPU menginformasikan kepada publik dulu hasil evaluasi mereka seperti apa.

Tapi, sampai saat ini KPU belum mengumumkan hasil evaluasinya. Bagaimana?

Baca juga : Idham Holik: Kami Harus Penuhi Hak Informasi Publik

Kalau KPU tetap memberlakukan Sirekap tanpa ada evaluasi, masyarakat tentu akan mempertanyakan, karena yang kemarin saja bermasalah. 

Jangan sampai saat Pilkada nanti ada kejadian yang sama dengan Pemilu 2024. Jangan sampai terulang, apalagi situasinya KPU sedang disorot karena kasus Ketua KPU.

Kalau sudah dijelaskan, sudah dipaparkan dan diperbaiki Sirekapnya, berarti tidak masalah, ya?

Kalau ada informasi bahwa Sirekap yang bermasalah itu sudah diperbaiki, servernya bagus, prinsipnya tidak ada masalah. Publik sebenarnya ingin mengetahui secara detail, apa saja yang membuat Sirekap itu bermasalah. Itu saja.

Baca juga : Waspada Potensi Serangan Fisik Dan Siber Di Daerah

Tapi, KPU kelihatannya tetap menggunakan Sirekap di Pilkada nanti...

Kami memberikan masukan dan mendorong KPU untuk mempublikasikan dulu hasil evaluasi 2024. Saya yakin, mereka mempunyai evaluasi itu.

Kalau tidak ada evaluasi dan tidak ada perbaikan, mendingan nggak usah ya?

Tidak usah. Kalau dianggap gagal dan menimbulkan polemik, tidak usah ada Sirekap. Sebab, bisa menimbulkan kekacauan di daerah, dan kalau di daerah itu sulit diprediksi. REN

Baca juga : Cak Imin: PKB Tetap Kuat Karena Konsisten

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 11 Juli 2024 dengan judul "Walau Banyak Dikritik, KPU Tetap Akan Gunakan Sirekap Buat Pilkada 2024, Nurlia Dian Faramita: Sampaikan Dulu Saja Hasil Evaluasi Sirekap"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.