Dark/Light Mode

Jelang Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Susu Ikan Jadi Perdebatan

Irma Suryani Chaniago: Ikan Kita Melimpah, Mari Dimanfaatkan

Jumat, 20 September 2024 07:40 WIB
Irma Suryani Chaniago, Anggota Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Irma Suryani Chaniago, Anggota Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat ren­cana pemberian susu ikan untuk makan bergizi gratis?

Tidak ada masalah ya, terkait pem­berian susu ikan. Kita negara kepu­lauan. Ikan kita melimpah, kenapa tidak dimanfaatkan.

Bagaimana kandungan gizinya?

Nilai gizinya, tidak kalah bagus dengan susu sapi. Di Jepang, warganya lebih banyak mengonsumsi ikan.

Baca juga : IKN Strategi Jitu Pemerataan Pembangunan

Bagaimana dengan susu sapi di Jepang?

Mereka tidak memberikan susu sebagaimana kita sekarang. Karena, Jepang memiliki olahan ikan yang begitu banyak. Kedua, susu ikan itu punya omega 3 yang membantu mencerdaskan otak.

Menurut mantan Menkes Nila Moeloek, lebih baik memberikan lauk ikan dibandingkan susu ikan, jika tujuannya mendapatkan pro­tein. Ada tanggapan?

Apa yang disampaikan ibu Nila juga ada benarnya, tapi kan bisa dikombinasi.

Baca juga : Banteng Jamin Bukan Ngomongin Jatah Menteri

Kombinasi bagaimana?

Jika lauknya ikan, susu yang diberi­kan, susu sapi. Kalau lauknya telur atau daging atau ayam, susunya bisa susu ikan.

Bukankah untuk menyiapkan susu ikan, butuh proses dan biaya tambahan?

Untuk memproses susu ikan, saya kira tidak ada masalah. NNM

Baca juga : Kominfo Diacungi Jempol

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 20 September 2024 dengan judul "Jelang Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Susu Ikan Jadi Perdebatan, Irma Suryani Chaniago: Ikan Kita Melimpah, Mari Dimanfaatkan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.