Dark/Light Mode

Semakin Ramai Dibahas, Wacana Tentang Gubernur Dipilih DPRD

Rendy NS Umboh: DPRD Pilih Gubernur, Demokrasi Mundur...

Selasa, 3 Desember 2024 07:40 WIB
Rendy NS Umboh, Koordinator Nasional JPPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Rendy NS Umboh, Koordinator Nasional JPPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Muncul wacana soal pemilihan gubernur melalui DPRD. Tanggapan Anda?

Kalau melalui DPRD, mundur dong. Pilkada adalah sistem demokrasi yang sekarang kita perjuangkan. Demokrasi secara langsung, rakyat memilih pemimpinnya. Jika balik ke DPRD, berarti demokrasi kita mundur.

Bagaimana jika di Pilkada marak politik uang?

Jangan salah, pemilihan tidak langsung melalui DPRD justru banyak sekali problemnya. Pertama, politik uang di DPRD berpotensi masif, berpotensi transaksional dengan anggota-anggota DPRD yang akan memilih gubernur.

Kedua, jumlah politik uangnya itu bisa lebih besar dan masif. Ketiga, petinggi partai politik mungkin gembira. Karena, kalau gubernur dipilih DPRD, berpotensi kongkalingkong tingkat tinggi.

Baca juga : Gerindra: Demokrasi Mundur

Apa lagi?

Figur atau tokoh yang dekat dengan kekuasaan dan punya duit banyak, akan dengan mudah menjabat sebagai gubernur.

Lalu, bagaimana dengan penilaian bahwa Pilkada itu berbiaya besar?

Jika yang salah itu anggarannya besar, maka format penganggarannya yang mesti dievaluasi. Misalnya kalau dikatakan Pilkada itu mahal, maka mana anggaran yang perlu dikurangi.

Prinsipnya, kita efisienkan. Bukan kita mengubah sistemnya, jadi pemilihan tidak langsung. Itu mengorbankan demokrasi.

Baca juga : Fahmi Zikrillah: Yang Kami Lakukan, Manual Dan Berjenjang

Soal penilaian bahwa di Pilkada banyak masalah. Apakah Anda setuju?

Memang banyak yang perlu dievaluasi. Misalnya, politik uang yang mencederai demokrasi. Hal itu memang harus dibenahi. Tidak boleh juga kita mengatakan bagus.

Itu perilaku buruk dalam demokrasi dan merupakan catatan khusus dalam Pilkada. Tapi, bukan berarti ada kekurangan-kekurangan, lalu kita mengubah sistem dari pemilihan langsung menjadi tidak langsung oleh DPRD.

Saran Anda?

Kerangka evaluasinya adalah, mengevaluasi sistem yang ada sekarang. Misalnya, penegakan hukum pemilunya.

Baca juga : Haykal: Waktu Pilpres, Ada Tabulasi Yang Keliru

Kenapa orang masih berani dan mau melakukan politik uang. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 3 Desember 2024 dengan judul "Semakin Ramai Dibahas, Wacana Tentang Gubernur Dipilih DPRD, Rendy NS Umboh: DPRD Pilih Gubernur, Demokrasi Mundur..."

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.