Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dianggap Membebani Penyelenggara, Pemilu Dan Pilkada Serentak Diusulkan Terpisah
Haykal: Pemilih Kesulitan Mengenali Kandidat
Senin, 5 Mei 2025 07:50 WIB
Sebelumnya
Bagaimana pandangan Anda terkait wacana pemisahan jadwal Pemilu dengan Pilkada?
Kami memandang bahwa ide ini sangat tepat untuk diterapkan. Kami mengusulkan agar Pemilu dibagi dalam dua klasifikasi. Pertama, Pemilu Nasional yang mencakup pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta anggota DPR dan DPD. Kedua, Pemilu Daerah yang meliputi pemilihan kepala daerah serta anggota DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Idealnya, kedua jenis pemilu ini dipisahkan dengan jarak waktu sekitar dua tahun.
Apa saja dampak positif yang bisa muncul dari pemisahan jadwal ini?
Baca juga : Anak-anak Senang, Rakyat Terbantu
Pemisahan ini akan berdampak besar pada pola kampanye yang menjadi lebih efektif. Selain itu, praktik politik uang diharapkan bisa ditekan. Dengan adanya jeda waktu sekitar 18 hingga 24 bulan, pemilih punya kesempatan untuk benar-benar menilai dan mengevaluasi kinerja partai politik sebelum menentukan pilihan lagi pada pemilu berikutnya.
Bagaimana pemisahan ini bisa menekan praktik politik uang?
Kontrak politik antara pemilih dan partai atau calon tidak dibangun secara instan menjelang pemilihan, melainkan melalui kinerja nyata selama masa jeda tersebut. Hal ini mendorong partai politik untuk tidak sekadar mendekati pemilih dengan cara-cara instan seperti politik uang, tetapi lebih menekankan pada kinerja dan pelaksanaan aspirasi masyarakat.
Baca juga : “Kerja Dengan Hati, Insya Allah Diberi Kekuatan”
Soal kesulitan pemilih dalam mengenali calon legislatif, bagaimana Anda melihat persoalan ini?
Ini memang menjadi tantangan tersendiri. Dalam pemilihan presiden, masyarakat relatif lebih mudah mengenali para calon. Namun, dalam pemilihan legislatif, banyak pemilih yang mengalami kesulitan mengenali kandidat-kandidat yang ada. Akibatnya, muncul gejala split voting, yaitu kecenderungan pemilih untuk memisahkan pilihan antara partai politik dan calon presiden. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 5 Mei 2025 dengan judul "Dianggap Membebani Penyelenggara, Pemilu Dan Pilkada Serentak Diusulkan Terpisah, Haykal: Pemilih Kesulitan Mengenali Kandidat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya