Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahasa Portugis Diterapkan Dalam Kurikulum Nasional, Layakkah?
Hetifah Sjaifudian: Perlu Diuji Coba Di Daerah Historis
Rabu, 29 Oktober 2025 07:15 WIB
Sebelumnya
Sebagai Ketua Komisi X DPR, apa pendapat Anda terkait wacana bahasa Portugis masuk dalam kurikulum pendidikan nasional?
Kami tentu menyambut baik setiap upaya Pemerintah dalam memperkaya kompetensi bahasa asing peserta didik Indonesia.
Namun, perlu dipastikan bahwa pengajaran bahasa Portugis, seperti juga bahasa asing lainnya, memiliki dasar yang jelas, baik dari segi manfaat strategis, hubungan diplomatik, maupun relevansinya dengan kebutuhan masa depan siswa.
Baca juga : Ubaid Matraji: Literasi Bahasa Kita Masih Tertatih-tatih
Menurut Anda, apakah kurikulum bahasa Portugis ini bisa dilaksanakan?
Dalam pelaksanaannya, program pengajaran bahasa Portugis ini dapat terlebih dahulu diujicobakan di daerah yang memiliki kedekatan historis dan interaksi sosial-budaya dengan negara-negara berbahasa Portugis.
Di mana saja?
Baca juga : Suara Bergetar, Menag Kenang Paus Fransiskus
Seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Pendekatan kontekstual ini akan memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih relevan, efektif, dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik serta masyarakat setempat, sekaligus menjadi model pengembangan bahasa asing yang adaptif terhadap karakter dan kebutuhan daerah.
Apa yang mesti dilakukan Pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dalam kasus penggunaan bahasa Portugis ini?
Kami berharap Kementerian Pendidikan juga melakukan kajian mendalam terkait potensi kerja sama dengan negara-negara berbahasa Portugis, seperti Brazil, Portugal, dan Timor Leste, serta memperhatikan dampak implementasinya terhadap kurikulum yang sudah padat. REN
Baca juga : OSO: Banyak Tokoh Akan Gabung Hanura
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 29 Oktober 2025 dengan judul "Bahasa Portugis Diterapkan Dalam Kurikulum Nasional, Layakkah? Hetifah Sjaifudian: Perlu Diuji Coba Di Daerah Historis"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya