Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Temuan PPATK, Ribuan ASN Terindikasi Terlibat Judi Online
Ujang Bey: Penegak Hukum Harus Bekerja Secara Masif
Minggu, 19 Juli 2026 07:10 WIB
Sebelumnya
Ada data ribuan ASN terpapar judol. Itu baru satu kementerian saja. Sebagai komisi yang menangani ASN, bagaimana pandangan Anda?
Pertama, saya ingin menggarisbawahi bahwa judol sudah masuk ke segala sendi, mulai dari masyarakat bawah hingga ASN. Artinya, daya rusak judol sudah sangat memprihatinkan.
Sudah seharusnya aparat penegak hukum bekerja secara masif memberantas pelaku judol, karena untuk mengusir tikus dalam lumbung padi tidak harus membakar lumbung tersebut.
Itulah yang terjadi. Sanksi berat maupun ringan terhadap ASN pelaku judol mungkin tidak akan mengurangi perilaku menyimpang, apabila judol tidak ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.
Baca juga : DPD Dorong Penguatan Perlindungan Konsumen
Soal ribuan ASN yang terindikasi judol, bagaimana?
Kalau memang data itu benar, sudah selayaknya kementerian, pemerintah daerah, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuat roadmap penanganan fenomena judol di kalangan ASN. Penanganannya tidak hanya soal sanksi semata, tetapi juga tata kelola sistem kerja yang baik.
Menurut Anda, apa kira-kira penyebabnya?
Saya melihat, salah satu penyebabnya bisa saja karena produktivitas kerja yang rendah.
Baca juga : Mu’ti Siapkan Evaluasi Bersama Kemendagri
Bisa Anda contohkan?
Misalnya, dalam satu kementerian terdapat divisi dengan beban kerja ASN yang sangat tinggi, tetapi ada pula divisi yang beban kerjanya rendah.
Pada kondisi beban kerja yang rendah itulah terkadang muncul kehampaan waktu. Pada momentum tersebut, ada ASN yang iseng mengisi waktu dengan bermain game atau judol, sehingga akhirnya terjerumus ke dalam kecanduan atau, meminjam istilah Bang Haji Rhoma, menjadi orang yang malas karena dibuai harapan.
Lalu, apa solusinya?
Baca juga : Tutup Kebocoran Solar, Nelayan Diawasi Digital
Saya rasa perlu ada pembagian beban kerja yang seimbang di setiap divisi kementerian sehingga produktivitas kerja tetap terjaga dan waktu luang dapat dikendalikan oleh tanggung jawab terhadap pekerjaan. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 19 Juli 2026 dengan judul "Temuan PPATK, Ribuan ASN Terindikasi Terlibat Judi Online Ujang Bey: Penegak Hukum Harus Bekerja Secara Masif"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya