Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kemenag Terbitkan 40 Buku Digital PAI untuk Siswa PAUD hingga Mahasiswa
- Investasi 6 Perusahaan TPT Berpotensi Ciptakan Hampir 10.000 Lapangan Kerja
- Bos Toyota: Solusi Atasi Krisis Iklim Bisa Dari Lingkungan Sekitar
- Transjakarta Gandeng APKI-PERDOKI, Perkuat Standar Kesehatan Pramudi
- Umuh Muchtar Optimistis Maung Bandung Makin Kuat
Koalisi Sipil Bentuk Kabinet Bayangan, Bagaimana Respons Pemerintah?
Fadli Zon: Kalau Saya Lihat Biasa-biasa Saja
Kamis, 6 Agustus 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Bagaimana respons dan tanggapan Anda mengenai adanya Kabinet Bayangan yang dibentuk oleh sejumlah aktivis dan pengamat?
Ya, kalau saya melihatnya biasa-biasa saja. Kalau orang menyebut kabinet bayangan, biasanya itu adalah kabinet dari partai oposisi.
Bisa Anda memberikan contohnya?
Misalnya, di luar negeri dengan sistem parlementer, seperti di Inggris, ketika yang berkuasa adalah Partai Buruh, maka yang menjadi shadow government atau kabinet bayangannya adalah Partai Konservatif.
Baca juga : Lucius Karus: Kabinet Bayangan Cuma Jalankan Fungsi Kontrol
Sebaliknya, ketika yang berkuasa adalah Partai Konservatif, yang menjadi shadow government-nya adalah Partai Buruh. Itu memang hal yang biasa di Inggris.
Namun, di Indonesia justru dibentuk oleh pengamat. Bagaimana menurut Anda?
Saya tidak tahu kalau yang membuat Kabinet Bayangan adalah pengamat. Berarti pengamat bayangan.
Apa pendapat Anda mengenai Kabinet Bayangan yang dibentuk oleh pengamat dan terus menyuarakan kritik kepada Pemerintah?
Baca juga : Senayan Minta Pemerintah Percepat Langkah Mitigasi
Bagus-bagus saja dalam sistem demokrasi kita saat ini. Ya, supaya ada kritik. Saya juga dulu tukang kritik, jadi biasa-biasa saja.
Apa catatan Anda?
Yang paling penting, kritik itu harus tajam, tetapi juga argumentatif dan mendasar. Bukan kritik yang tidak memiliki substansi.
Saat ini yang paling penting adalah persatuan. Itu menjadi modal dasar untuk membangun bangsa. Tanpa persatuan atau kolaborasi, pasti akan timbul masalah. Apa pun bisa rusak.
Baca juga : Koperasi Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
Apalagi jika sampai menyulut terjadinya huru-hara dan kekacauan. Yang mengambil keuntungan pasti bukan Indonesia dan bukan rakyat Indonesia, melainkan pihak lain. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 6 Agustus 2026 dengan judul "Koalisi Sipil Bentuk Kabinet Bayangan, Bagaimana Respons Pemerintah? Fadli Zon: Kalau Saya Lihat Biasa-biasa Saja"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya